Puaskah Kamu di Gaji
November 06 yang lalu, setelah melewati masa training kurang lebih 3 bulan lamanya di Surabaya, pulanglah seorang pemuda tampan kembali ke kota halamannya. Dia merupakan karyawan baru di salah satu Bank Swasta di Banjarmasin, dan berdasarkan peraturan perusahaan dia harus melewati masa-masa training ini sebelum merubah statusnya menjadi Pre Headcount (Masa sebelum menjadi karyawan tetap), dan tentu saja dengan gaji yang ia terima tidak sama dengan salary rekan-rekannya yang lain (maklum masa penggojlokan ya harus bersabar). Begitu tiba di kantornya tercinta, dia diberikan ucapan selamat oleh2 rekan-rekannya termasuk rekan2 dari pihak ke-3/outshourcing. Ucapan selamat ini mereka berikan karena si pemuda itu telah berhasil melewati masa penggojlokan dan merubah fisik pemuda itu menjadi agak sedikit berisi dan tampak lebih putih.
Salah satu rekan outshourching (security) tiba2 nyeletuk ‘Enak ya mas kerja udah jadi karyawan gajinya gede, beda dengan kami sabagai satpam’. Mendengar keluhan si satpam, pemuda itu tersenyum sakit hati, karena si pemuda itu tau berapa gaji yang mereka terima. Pemuda itu kemudian pura-pura bertanya ‘Memangnya gaji yang bapa terima di sini berapa perbulannya ?’. Security menjawab ‘walah mas, ditotal sama lembur dan tugas tambahan paling cuma 1,6 juta’. Pemuda itu pun kembali senyum, tanpa bersuara sambil mengeluarkan selmebar kertas kecil yang layak untuk dijadikan koleksi yang bernama Slip Gaji, dan langsung memperlihatkkanya ke Satpam itu. Si satpam cuma manggut2, seolah tidak percaya dengan angka yang dia lihat, seolah dia menyangka kalo si pemuda itu merekayasa jumlah gajinya. Kemudian si satpam bertanya dengan nada bicara yang sangat sopan ‘Ga salah mas, gajinya mas cuma segini, saya tidak percaya kalo ternyata gaji security seperti saya lebih tinggi dari mas’. Si pemuda kembali senyum (si pemuda tampan ini memang murah senyum), sambil berkata :
‘Janganlah memandang ke atas, tapi pandanglah ke bawah, masih banyak orang yang tidak seberuntung kita’.
May 06 2009 12:00 pm | Sisi Lain





May 6th, 2009 at 12:37 pm
Pemuda tampan yg rendah hati sekali.
Skrinsyut slip gajinya kok nga di publish sekalian?
[Reply]
May 6th, 2009 at 2:54 pm
alhamdulillah..ternyata masih ada yang gajinya lebih sedikit dari gajiku yang udah sedikit ini…
Yap, betul sekali sering-seringlah memandang ke bawah, sapa tahu ada cewek cantik pakai rok mini lewat..wakakakakaa
[Reply]
May 6th, 2009 at 4:07 pm
tp sekarang jagimu dah diatas bapak SQ itu kan soul????
jgn lupa zakat .. xixixixi
[Reply]
May 6th, 2009 at 4:08 pm
eh .. aku salah ketik, maksudku GAJI .. he he he .. maaf
[Reply]
May 6th, 2009 at 5:10 pm
walau bagaimanapun gajih satpam tetap yang terbanyak, apalagi satpam preseden boi
[Reply]
May 6th, 2009 at 5:29 pm
merendahkan diri, ninggiin mutu…
ya..ini type nya….
[Reply]
May 6th, 2009 at 5:40 pm
ngga puas jadi orang gajian, tapi mo gimana lagi, aku masih kuliah, blum ngerti bisnis, hehe
[Reply]
May 6th, 2009 at 6:22 pm
kada puas suruh za gk usah ngambil gajih..
[Reply]
May 6th, 2009 at 6:22 pm
Endingnya indah sekali…
dengan kata lain belajar bersyukur senantiasa.
[Reply]
May 6th, 2009 at 7:27 pm
seandainya auk begawi, gaji bukan tolak ukur
[Reply]
May 6th, 2009 at 7:34 pm
‘Janganlah memandang ke atas, tapi pandanglah ke bawah, masih banyak orang yang tidak seberuntung kita’.
bnr bgt.. patut direnungkan, dipahami dan ..
[Reply]
May 6th, 2009 at 7:44 pm
sebenarnya puas aja, tapi klo dipikir2 kenapa saya sering berhenti kerja, mungkin jawabannya “kebebasan Waktu” itu sangat penting. by the way sudahkah tugas akuntansi ku kau kerjakan, besok dikumpul Chand
[Reply]
May 6th, 2009 at 8:27 pm
Posting slip gaji ????? kasian pemuda tampan itu malu dengan gajinya yang dulu rendah banget
[Reply]
May 6th, 2009 at 8:28 pm
waduh…berarti waktu mengajar, sering meliat……..murid ???
[Reply]
May 6th, 2009 at 8:29 pm
zakat…….iya…nanti disampaikan dengan pemuda tampan itu
[Reply]
May 6th, 2009 at 8:31 pm
setau saya presiden cuma punya paspampres, ga ada satpam
[Reply]
May 6th, 2009 at 8:32 pm
orang tampan biasanya memmang rendah diri
[Reply]
May 6th, 2009 at 8:38 pm
selama kita di gaji, berarti kita ini buruh
[Reply]
May 7th, 2009 at 12:55 am
saya belum puas di gaji,kalau bisa setingkat menteri perminggu,mumpung masih muda harus cari sebanyak-banyaknya.saya berbicara profesional dan harus di gaji secara profesional..uahukaauhakuauaha
[Reply]
May 7th, 2009 at 2:11 am
outshourching???
*Mode GRAMMAR NAZI ON*
[Reply]
May 7th, 2009 at 9:28 am
melihat ke bawah itu asik…apalagi berada dekat stadion, kalau lagi beruntung bisa melihat pemandangan yg yahut..he..he,,
[Reply]
May 7th, 2009 at 9:35 am
Dulu gajiku cuma Rp. 250.000,- Alhamdulillah cukup buat beli susu si kecil. Yang namanya rezeki rahasia Yang Kuasa, kita harus bersyukur apa yang telah kita dapatkan..!
[Reply]
May 7th, 2009 at 9:44 am
Sok tampan lu!
Tapi salutlah ma yg merasa sok tampan diatas. Cuz gak malu kasih tau nominal gajinya sama seseorang yang lebih tinggi gajinya.
Kalu CR bukannya malu kasih tau, tapi gak mau kasih tau cuz itu pribadi bgt. ya…cukup suami CR aza yang ntar boleh tau
[Reply]
May 7th, 2009 at 12:59 pm
Emang ada apa ya dibawah kok disuruh liat???
Yah kita harus bersyukurlah apa yang kita dapat sekarang lagian tidak ada yang baru kerja langsung dapat dari gede kita harus mulai dari bawah dulu kan hehe semangat bro
[Reply]
May 7th, 2009 at 3:15 pm
@ CR
Tanya Mb Elly ah…
[Reply]
May 7th, 2009 at 6:50 pm
Orang HRD bisa jaga RHS, lah!! convidential banget gitzu loh!!
[Reply]
May 7th, 2009 at 7:19 pm
Sya puas mngambil gji prbulan pd orng tua saya, hahaha… Salm knal.
[Reply]
May 7th, 2009 at 8:28 pm
hohoho….,gajiannya mbak,makan-makan dong
No.yo ntar yo kasitauya lewat sms aja,maaf balasnya telat
[Reply]
May 8th, 2009 at 2:21 pm
kayak pernah kenal aku ama pemuda tampan itu?mirip2 ama seseorang.
yg biasanya pake kaos hitam N celana pendek hitam.
[Reply]
May 8th, 2009 at 3:50 pm
Tetapi bagi yang sedang menuntut ilmu…dan meraih kesuksesan..selalu pnadanglah keatas… ” kalo mereka bisa kenapa kita tidak” supaya semangat terus berkobar (*hayah diajeng…hihihi…) sekecil apapun nikmat yg Allah kasih harus dan wajib kita syukuri…:)
[Reply]
May 8th, 2009 at 4:20 pm
betul untuk urusan dunia pandanglah ke bawah dengan begitu kita akan bersyukur
[Reply]
May 9th, 2009 at 5:38 pm
salam kenal saya dari Pekanbaru Riau. kunjung balik ya
[Reply]
May 9th, 2009 at 8:21 pm
wah… gedean gaji satpam dari saya. blm lagi kudu kontrak rumah dan biaya sehari2, but Alhamdulillah to Allah SWT..
[Reply]
May 10th, 2009 at 12:33 pm
tidak mungkin kalo tidak mengambil gaji, apakah anda mau ?
[Reply]
May 10th, 2009 at 12:36 pm
ya bener mba, senantiasa bersyukur
[Reply]
May 10th, 2009 at 12:45 pm
itu kata yang belum kerja, setelah bertahun-tahun pernyataan anda sekarang akan berubah
[Reply]
May 10th, 2009 at 12:51 pm
dan…………..??????
[Reply]
May 10th, 2009 at 12:52 pm
kerja di Bank belum tentu harus mengerti Akuntansi seperti saya ini
[Reply]
May 10th, 2009 at 12:54 pm
Berarti anda menuntut ya sekarang ????
[Reply]
May 10th, 2009 at 12:56 pm
NAZI……….???????????
[Reply]
May 10th, 2009 at 12:59 pm
iya tau koq kalo DULU gajimu segitu, tapi sekarang……..??????????????
[Reply]
May 10th, 2009 at 1:03 pm
Tu kan mulai berbicara seronok
[Reply]
May 10th, 2009 at 1:04 pm
SOK IMUT KAMU !!!!!!!!!!
berani kasih tau nominal, berarti bukan nominal sebenarnya
[Reply]
May 10th, 2009 at 1:04 pm
tapi saya kerja dari tengah koq…
[Reply]
May 10th, 2009 at 1:06 pm
lha koq pada curcol di sini sih
[Reply]
May 10th, 2009 at 1:06 pm
ATM = Ambil Tabungan Mama
[Reply]
May 10th, 2009 at 1:08 pm
iya yo, ditungguin sms nya dan oleh2 dari Japan
[Reply]
May 10th, 2009 at 1:15 pm
kalo yang pake celana pendek, kaos hitam, dan tampan, itu jelas yang punya postingan ini
[Reply]
May 10th, 2009 at 1:16 pm
semua yang anda katakan ini adalah salah satu prinsip hidup saya
[Reply]
May 10th, 2009 at 1:18 pm
terima kasih gung
[Reply]
May 10th, 2009 at 1:20 pm
terima kasih atas unjungan baliknya, salam buat Sumatera tanah leluhur saya
[Reply]
May 10th, 2009 at 1:25 pm
wkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwk, satu lagi karyawan Bank curhat
[Reply]
May 10th, 2009 at 2:53 pm
barangkali karena masalah itu saya jadi buka usaha sendiri kali ya
[Reply]