Berat Bagi Saya

Suatu ketika teman saya bercerita tentang pengalamannya di interview sebuah perusahaan tempat ia melamar. Dia bercerita kalau si pewawancara bertanya sesuatu yang tidak nyambung dengan bidang pekerjaan yang dilakoni oleh perusahaan itu. Ketika itu dia ditanya ‘Hal apa yang paling berat dalam hidup anda ?’. Teman saya itu pun menjawab, ‘Yang paling berat dalam hidup saya adalah sampai saat ini saya masih berstatus pengangguran walaupun sudah puluhan kali di test dan di berikan kesempatan interview oleh perusahaan’.Menurut saya apapun apa yang dia jawab itu benar, karena saat ini hal itulah yang ia rasakan berat untuk dijalani. Setiap manusia memiliki permasalahan hidup yang berat yang berbeda atau malah sama dengan orang lain, apakah itu masalah kehidupan rumah tangga, masalah cinta, masalah finansial, dll, tergantung dari apa yang ia alami sekarang. Kembali lagi, ketika pertanyaan itu dilimpahkan kepada saya, apa yang paling berat dalam hidup saya ?

Menjaga kepercayaan. Inilah permasalahan terberat dalam hidup saya, mesti menjaga rahasia, aib, amanah dari orang lain adalah resiko yang harus saya simpan meskipun terasa berat. Entah kenapa mereka mau bercerita tentang kelakuan buruknya kepada saya, sementara saya begitu beban harus menyimpannya. Seorang teman pernah bercerita bahwa dia pernah aborsi karena dia belum siap menanggung malu dan belum siap menjadi ibu bagi calon anaknya, dan ia meminta saya untuk menyimpannya. Dia meminta saya untuk menjadi telinga untuk mendengar keluhan, dan menjadi mata untuk perjalanan hidupnya ke depan. Ketika dia bertanya, kepada siapa lagi saya harus percaya dan bercerita tentang gejolak beban saya ini ? Saya berusaha menenangkannya dan mencari seseorang atau sesuatu untuk dia menyimpan rahasia, kemudian saya beri dia petunjuk bahwa yang sanggup untuk menyandang beban dan menyembunyikan rahasiamu bukanlah seseorang melainkan ‘Dzat’, karena dia lah Sang Rahasia, dan Maha Penyimpan Rahasia untuk semua rahasia makhluk. Saya hanya berusaha untuk menyimpan semua sampai ajal menjemput saya, dan saya tidak akan menceritakannya meskipun saya tidak pernah berjanji untuk itu.
Saya berharap kepada mereka-mereka nanti, agar dapat menjaga kepercayaan saya dan teman-teman yang lain, karena bagaimana pun menjaga kepercayaan itu adalah beban.

Ingkar janji. permasalahan terberat kedua yang menjadi beban saya. Saya tidak akan berjanji karena saya takut ingkar, walaupun sering saya mengingkari apa yang pernah saya janjikan, itu pun karena ada alasan lain yang membackup keingkaran saya itu. Beberapa hari yang lalu, saya berjanji untuk mengunjungi teman lama, kebetulan dia baru datang dari luar kota dan saya berjanji menemuinya malam itu. Tapi yang namanya lupa, saya malah membelokkan perjalanan saya ke tempat lain tanpa saya sadari saya telah mengingkari janji saya. Kesempurnaan hanya milikNya, dan Dia Yang Maha Mengerti.
Berikanlah janji yang bisa dan sanggup kalian tepati karena mereka yang simpatik akan menjadi musuh dihadapan kalian bila janji yang kalian ungkapkan hanyalah sebatas kata-kata saja.

Komitmen. Inilah beban terakhir yang saya anggap berat, karena sampai saat ini dan seingat saya, saya belum pernah menarik kata-kata yang sudah saya ucapkan meski pun itu sebenarnya menyakiti hati saya, dan menjadi gejolak yang dahsyat dalam hati saya. Satu kali saja kita menjilat ludah, maka selamanya kita akan di cap sebagai pembual dan tidak bisa pegang kata-kata sendiri. memang antara janji dan komitment sangat tipis perbedaannya, dimana letaknya saya juga tidak menjelaskan. Maaf ini masalah hati, Seorang teman, pernah berkomitment kepada saya bahwa ia tidak akan pernah menjalin kembali hubungan dengan seseorang yang pernah menyakitinya, dan saya diminta menjadi pemegang komitmennya itu. Tapi sekarang ia tidak bisa menjaga apa yang telah ia ucapakan, alasannya ini masalah hati tidak bisa didustakan dan ia terpaksa melanggar komitmen dia sendiri. Dan pada akhirnya pun ia tidak mau lagi bertemu saya, karena ia malu telah melanggar komitment yang telah ia pegang.
Berikanlah statement dan komitment yang semampunya akan bisa kalian lakukan, daripada kalian menjadi seorang pembual yang hanya bisa berkata-kata.

June 11 2009 12:27 pm | Sisi Pemberontak

20 Responses to “Berat Bagi Saya”

  1. diadan Says:

    sebuah janji memang sangat berat untuk di pegang

    Posting terakhir diadan berjudul pAcaR HayaLaN

    [Reply]

  2. anda Says:

    walaupun berat tapi tetap berusaha untuk dipegang

    [Reply]

  3. Rizal Says:

    Bujur tu .. daripada Tong kosong nyaring bunyinya ..

    [Reply]

    anda Reply:

    SLANK ????? :twisted:

    [Reply]

  4. aidicard Says:

    Untuk bagian komitmen itu, tmn saya juga pernah melanggar komitmen yg dia sampaikan ke saya.. akhirnya sampai skrg dia selalu menghindar dari saya.. padahal saya sendiri tdk mempermasalahkan itu krn itu mslh hati nya..
    memang kita ini perlu pertimbangan matang sebelum ber komitmen..

    Posting terakhir aidicard berjudul Saya Sibuk Sekali

    [Reply]

    anda Reply:

    Kadang kita keceplosan boz, tak sadar kalo udah mengeluarkan sebuah statement yang kemudian itu dipegang dan dianggap sebagai komitent oleh lawan bicara

    [Reply]

  5. eoin Says:

    he eh..

    [Reply]

    anda Reply:

    Apa boz ? :mad:

    [Reply]

  6. Ina Says:

    agak terasa berat jika tanpa keikhlasan menjalaninya.

    Posting terakhir Ina berjudul Zona Baru

    [Reply]

    anda Reply:

    iya bener

    [Reply]

  7. hera Says:

    jangan berjanji kalo belum mampu untuk menepati….

    Posting terakhir hera berjudul NoL

    [Reply]

    anda Reply:

    hooh semoga bisa dipegang semua janji yang kita keluarkan

    [Reply]

  8. Chesya Rindu Says:

    Seharusnya point terberat ke-2 itu bukan INGKAR JANJI. Tapi MENEPATI JANJI.

    Maaf hanya sekedar mengoreksi saja. Semoga dapt diterima.tq :razz:
    Posting terakhir Chesya Rindu berjudul Gak Bisa Dijawab Pake Rumus Matematika

    [Reply]

  9. anda Says:

    hehehehehe tau koq, tapi memang sengaja !!! ternyata C memang kritis, makasih ya

    [Reply]

  10. Andrie Callista Says:

    salam kenal bro…

    [Reply]

  11. Pengangguran Menulis Mimpi Says:

    pian urang banjar juakah soul

    Posting terakhir Pengangguran Menulis Mimpi berjudul Pertempuran Petang

    [Reply]

  12. wempi Says:

    kunjungan om…

    [Reply]

  13. warm Says:

    woh, rumah baru,
    maaf baru tahu,’
    kapan makan-makannya ?
    :mrgreen:
    dan errr.. tiada yg berat di dunia ini
    kalo ngejalaninya dengan hati

    [Reply]

  14. maya sitorus Says:

    ketiga point diatas memang paling berat dilakuin,,,

    tapi ternyata berat atau ringannya hidup ini gimana kita ngejalaninnya,,,

    kadang kalo hidup dibikin berat beneran jadi berat loh,,,dibawa easy going >>bikin hidup lebih ringan, lebih enak and LIFE IS A Gift,,,,

    enjoy!
    salam kenal mas :cool:
    Posting terakhir maya sitorus berjudul Kau ambil kembali

    [Reply]

  15. Pengelola Galeriol Says:

    yang paling berat buat saya adalah bisnis saya belum berkembang saat ini :D

    [Reply]

Leave a Reply

Canadian online drugs online drugs canada