Agenda Hidup
Manusia berencana tapi Tuhan yang menentukan, itulah ungkapan yang seringkali kita dengar. Tetapi kadang banyak dari kita yang seolah pasrah karena prinsip itu tadi ’semuanya tergantung Tuhan’, sehingga mereka cuma bisa mengkhayal, menengadahkan kepala dan berharap dengan pesimis. Saya punya prinsip sendiri ‘Semua Rencana Harus Terlaksana’, itulah kata motivasi yang selalu saya ucapkan dalam hati setiap memulai hari.Sejak di bangku sekolah saya selalu membiasakan diri untuk merencanakan apa yang saya kerjakan hari esok. Saya hanya bisa optimis dengan yang semua saya rencanakan karena akan memberikan semangat baru dalam menapaki kehidupan saya, tidak peduli rencana itu akan berhasil atau tidak, menjadi cemoohan orang lain atau tidak, saya selalu optimis. Sebelum tidur malam, saya memulai rencana untuk hari esok, dan dengan sekuat-kuatnya akan saya laksanakan.
Apakah saya suka menulis semua rencana dalam diary saya ??? Saya tidak memilki buku harian seperti kebanyakan orang yang buku hariannya penuh dengan curhat dan puisi, agenda saya ada dalam otak saya sendiri. Hidup saya penuh dengan jadwal, apa yang mesti saya lakukan besok, barang apa yang bakal saya beli di bulan ini, pekerjaan apa yang harus saya lakukan besok dikantor, intinya semuanya harus saya jadwalkan biar tidak ada 1 detik pun yang kosong dalam hari-hari saya.
Lihat saja para pejabat, mereka memiliki ajudan atau sekretaris pribadi yang selalu mengingatkan mereka tentang jadwal apa yang akan dilakukan pejabat bersangkutan, mulai dari mengikuti pertemuan, jamuan makan siang, janji-janji, kunjunga dan lain-lain. Sama juga dengan para menteri kabinet yang baru, mereka diserahi tugas yang harus mereka laksanakan dalam Program 100 Hari ala SBY.
Saya hanya ingin berbagi, bahwa hidup yang diagendakan atau terjadwal itu sangatlah enak, jadi idak ada celah kekosongan yang terkadang membuat banyak pertanyaan ’Apa Yang Harus Lakukan Hari Ini ?’, ’Mau Ngapain Ya, Bingung…???’. Sekali lagi biasakanlah membuat rencana dan khayalan dalam otak kita lebih teragenda dengan rapi, dan kita akan merasakan kalau hidup kita benar-benar bermanfaat tidak sia-sia.
February 18 2010 11:40 am | Satu Sisi





February 18th, 2010 at 12:44 pm
PERTAMAXXXXXXXXXXX……
[Reply]
chesya rindu Reply:
February 20th, 2010 at 12:01 pm
Kaskuser banget…!!!
Tumben postingannya bener?
walau udah sering aku denger, tapi aku gak pernah bosan dengan postingan yang model begini…!!!
kata2 yang paling ok buat aku:
jadi idak ada celah kekosongan yang terkadang membuat banyak pertanyaan ’Apa Yang Harus Lakukan Hari Ini ?’, ’Mau Ngapain Ya, Bingung…???’.
[Reply]
ngok Reply:
February 26th, 2010 at 9:13 pm
owh ya,perhatian sekali
[Reply]
February 19th, 2010 at 2:10 pm
Salam super-
Salam hangat dari pulau Bali-
saya percaya kalau :
” takdir dan kenyataan terajdi pda saat yang bersaman”
setuju ?
[Reply]
February 19th, 2010 at 2:11 pm
tulisan ini menginspirasi saya mengenai agenda hidup,,satu lagi yang penting dalam menjalankan agenda hidup,,yakni ,,jangan pernah menyerah
[Reply]
February 19th, 2010 at 2:44 pm
tulisan ini memotivasi saya untuk tetep semangat menjalani tiap cobaaan di tiap episode kehidupan
berkunjung dan ditunggu kunjungan baliknya makasihhh
[Reply]
February 19th, 2010 at 10:03 pm
lebih bagus lagi kalau agendanya ditulis… atau kalau perlu nyewa asisten kaya pejabat hehehehe…
[Reply]
February 21st, 2010 at 1:09 pm
Bujur tu, nang penting barancana dahulu.
[Reply]
February 22nd, 2010 at 10:59 am
refleksi yang oke dan mencerahkan, mas satusisi. agenda agaknya memang perlu direncanakan agar memiliki kejelasan arah dan tujuan. *wew… kok jadi sok tahu saya, haks*
[Reply]
February 23rd, 2010 at 12:03 am
Setuju…
Penjadwalan bagus kok..
bikin kita nggak lupa karena sudah dijadwalkan dan dicatat sebagai pengingat.
[Reply]
February 24th, 2010 at 7:49 pm
[...] Baca tulisan selengkapnya [...]
February 25th, 2010 at 5:29 pm
Salam super-
Salam hangat dari pulau Bali-
wah,, harus good planned ya…
Man Proposses and God Disposses..
[Reply]
February 25th, 2010 at 10:02 pm
jadi sedikit mrasa “kena” neh, krn ada saat-saat tertentu sy merasa bingung harus ngapain. Walau sudah direncsnsksn di kepala, tetep aja ada yg terlupa..
[Reply]
February 28th, 2010 at 10:47 pm
Seperti saya harus kembali mengatur semua jadwal agar nggak berantakan lagi, thanks bro..
——–
Oh iya, ada PR menanti di blog saya, dibuat ya. thanks
[Reply]
March 1st, 2010 at 12:39 am
yeah.. selayaknya lah hidup itu harus mtergendsa…
apa kabar bro?
[Reply]
March 1st, 2010 at 6:58 pm
saking padatnya jadwal, biasanya suka bingung..yg mana dulu ya yg dikerjakan? hehehe.. kosong salah, penuh juga biasanya suka bikin bingung… akhirnya prioritas yg dipilih,…
[Reply]
March 3rd, 2010 at 12:54 am
mempunyai rencana atau agenda secara tidak langsung mengarahkan kita untuk optimis, jadi dapat dikatakan optimis konsekuensi adanya rencana atau agenda, karena adanya rencana atau agenda tentu dari adanya harapan …
tulisan yang mengingatkan!!!
[Reply]
March 3rd, 2010 at 2:29 pm
seperti apapun itu, nikmatilah hidup ini kawan, semangat dech.
[Reply]
March 4th, 2010 at 1:14 pm
nang panting niat jua….agar labih terencana…
[Reply]
March 4th, 2010 at 7:28 pm
semangat jalani hidup!!!!!!!!!!!
[Reply]
March 4th, 2010 at 7:31 pm
syukuri apa yang ada.
hidup adalah anugrah.
tetap jalani hiup ini.
melakkan yang terbaik….
[Reply]
March 4th, 2010 at 7:34 pm
hidupmu indah bila kau tahu jalan mana yang benr,
harapan ada bila kau prcaya……
[Reply]
March 7th, 2010 at 10:01 am
Jadi, sekarang masbro sudah punya sekretaris pribadi ya?
*lospokus*
[Reply]
March 20th, 2010 at 4:14 pm
berjalan sesuai rencana atau tidak itu tergantu kita melihatnya bagaimana.. kalau kita bisa langsung melakukan satu aktifitas baru mengganti rencana yang gagal itu… berarti tidak ada waktu kosong dalam waktu kita.. berarti semuanya berjalan sesuai rencana (baca: mengisi hidup sebaik2nya)
[Reply]
March 30th, 2010 at 3:51 am
owh…bagaimana dengan cinta..apakah perasaan itu bisa direncanakan juga…tuk aku juga dirimu ?
[Reply]