Apakah Uya Emang Kuya Bener ??

Saya salah satu penggemar acara ini, karena memang sangat menghibur bagi saya yang stress tiap hari.  Namun apakah tayangan acara Uya Emang Kuya memang bener adanya, penontonlah yang memutuskan semuanya.Bila ternyata dari si Uya memang menjamin bahwa dengan gaya hipnotis’y itu bener-bener dapat mengendalikan orang / korban untuk berkata ujur sesuai sugesti yang diberikan oleh si uya, saya memiliki usulan untuk acara ini.

Uya kuya dihadirkan sebagai salah satu orang dalam persidangan kasus-kasus apapun meski pun bukan sebagai saksi, kemudian diminta menghipnotis terdakwa dengan sugesti harus jujur menjawab semua pertanyaan dari jaksa, dll, apakah jawaban jujur dari terdakwa tersebut sah dalam hukum ???.  Kemudian si uya diundang ke rapat komisi DPR saat sidang dengar pendapat untuk Kasus Surat Palsu MK dengan tersangka Andi Nurpati dan Dewi Yasin kemudian menghipnotis keduanya, lantas apakah jawaban jujur dari mereka dapat dijadikan acuan keputusan sidang ??

Sekarang kalau memang benar acara tersebut BENAR adanya tanpa rekayasa, sebaiknya dibuat undang-undang yang men-sah-an bahwa Jawaban yang diberikan tersangka / terdakwa dalam keadaan tidak sadar dapat menjadi jawaban sah sebagai bukti, gampangkan ???… Kalau bener2 bukan rekayasa dan ada undang-undang yang mengatur hal ini, berbahayalah Nazaruddin dan konco-konco,y bakal terungkap semua pertanyaan masyarakat.

August 07 2011 01:58 pm | Sisi Lain

13 Responses to “Apakah Uya Emang Kuya Bener ??”

  1. Rahad 2 Six Says:

    setau saya orang kalo dihipnotis itu jawabannya lesuuu banget, kalo di acaranya uya kuya kan yg di hiptnotis jawabnya dgn nada nyolot :mrgreen:

    [Reply]

  2. Belajar Photoshop Says:

    bener kang dia emang kuya beneran… hueheheh.. badewe.. kuya itu apa iia kang?!??!

    [Reply]

  3. iam Says:

    Iya ya, saya juga penasaran juga, itu bener atau memang sudah ada skenario >.<

    [Reply]

  4. sichandra Says:

    hmm…. saya gak tau mau percaya atau tidak percaya dengan uya. wakakka :mrgreen:

    [Reply]

  5. sawali tuhusetya Says:

    wah, bener juga tuh, mas. kalau saja si kuya bisa menggali jawaban2 si nazar, bisa jadi kiamat sughra buta nama2 yang disebut, haks.

    [Reply]

  6. zian Says:

    Kayapa handak katahuan, mun tukang hipnotisnya disogok jua. haha

    [Reply]

  7. Chic Says:

    bhahahahahahak usulannya mesti masuk dulu di dalam KUHP, baru bisa dilaksanakan di pengadilan :P

    [Reply]

  8. Azzam Kafie Says:

    hahaha.. gak tau juga yah.. yang saya pernah dikasi tau sama praktisi hipnotis mah katanya tidak semua orang bisa dihipnotis, dari orangnya mesti setuju dihipnotis dan punya imajinasi yang tinggi.

    jadi kalo ada acara di tv itu, sebenernya orangnya yang jadi korban sudah ada dalam kondisi terhipnotis tapi di belakang kamera.. jadi begitu didepan kamera tinggal dibilang tidur atau dipetikin jari.. gitu katanya, kecuali yang ada unsur magis nya itu mah lain.

    [Reply]

  9. Ely Meyer Says:

    wah .. saya malah baru tahu ttg kuya ini :smile:

    [Reply]

  10. mjumani Says:

    Wah rame banar ni kisahnya tntang uya kuya…. he templatenya adem bang lah, maaf semalam sms nyasar wadah pian hehehe :mrgreen:

    [Reply]

  11. iezul Says:

    barang haja unda ni, asal jgan saurang ha nang dihipnotis…hehe

    [Reply]

  12. gaptek Says:

    Kayaknya uya Puya beneran neh (red pura-pura)

    Uya Puya-puya,, he

    Ceritanya banyak yang dramatisir,,, beruntung sekali di tempat umum pas hipno selalu dapat cerita yang dramatis :), bahkan kadang tema yang dihipnotis ceritanya sesuai dengan fenomena yang lagi rame :)

    [Reply]

  13. Suke Says:

    kliatannya sih sama dengan termehek mehek itu, itu beneran apa nggak silakan disimpulken… :D

    [Reply]

Leave a Reply