MU
Menyikapi Perbedaan Pendapat dalam Keluarga Besar

Menyikapi Perbedaan Pendapat dalam Keluarga Besar

22 Mei 2020
255x
Ditulis oleh : Writer

Ramadhan dan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) dua hal yang berbarengan terjadi di tahun 2020 ini. Sebenarnya PSBB sudah dimulai dari beberapa waktu sebelum datangnya bulan Ramadhan, awal penetapan PSBB adalah selama 2 minggu, tapi ternyata situasi masih belum memungkinkan PSBB diberhentikan hingga saat ini.

PSBB dimaksudkan untuk membatasi mobilitas orang agar terputusnya rantai penyebaran virus Corona. Seperti yang kita ketahui bahwa virus Corona ini adalah virus yang penularannya adalah lewat air liur. Air liur ini sering tanpa disadari dikeluarkan seseorang, ketika ia berbicara, batuk, atau bersin. Karenanya selain mobilitas dibatasi, setiap orang juga kini diwajibkan mengenakan masker. Walaupun pada awal masuknya virus ini ke Indonesia, yang wajib mengenakan masker adalah orang yang sedang sakit. Kini pada kenyataannya kita tidak tahu siapa sajakah yang sudah terpapar virus ini. Wajib masker dan pembatasan sosial lah yang diberlakukan.

Sudah hampir sebulan umat Muslim menjalankan puasa. Tradisinya setelah bulan puasa sebulan penuh, pada hari lebaran kita mengadakan silaturahmi. Berkumpulnya seluruh anggota kuluarga besar untuk bersilaturahmi di masa PSBB ini adalah hal yang ternyata menjadi tantangan tersendiri. Ini adalah tantangan untuk keluarga-keluarga yang tinggal dalam satu kota. Jadi teringat sebuah peribahasa, “Rambut boleh sama hitam, tapi isi kepala siapa yang tahu.” Peribahasa ini seakan terngiang-ngiang belakangan ini terkait acara silaturahmi keluarga besar. Ada keluarga yang memang memahami bahwa PSBB ada untuk dilakukan, tapi ada juga yang berpendapat berbeda. Perbedaan pendapat memang adalah hal yang lumrah, apalagi di negara demokrasi, tapi bagaimana menyelaraskan perbedaan ini adalah tantangan tersendiri. Dalam keluarga besar tentulah ada banyak orang-orang yang ‘dituakan’, tidak bisa juga dengan lantangnya anak yang masih muda menyuarakan pendapat tanpa sopan santun. Semua orang baik itu tua atau pun muda bisa berpendapat, tapi ingat bahwa ini adalah keluarga. Dalam keluarga tentunya ada sopan santun dan kasih sayang. Bagaimana menyampaikan pendapat dengan memperhatikan dua hal tersebut adalah ‘sesuatu’.

Intinya setiap pendapat itu ada dengan dasar kasih sayang. Ingin bersilaturahmi offline karena saling menyayangi dan melepas rindu. Memilih untuk  bersilaturahmi online juga karena didasari kasih sayang agar setiap orang bisa tetap terjaga kesehatannya. Bagaimana menyikapi kemungkinan adanya perbedaan pendapat inilah dan saling mengkomunikasikannya yang menjadi kuncinya. Jangan sampai juga perbedaan pendapat malah membuat tujuan silarurahmi ini malah menjadi tidak sesuai.

Selamat menjalani bulan Ramadhan!

Baca Juga:
Bagaimana Menyikapi Berlimpahnya Informasi di Masa Pandemi Ini?

Bagaimana Menyikapi Berlimpahnya Informasi di Masa Pandemi Ini?

Tips      

21 Mei 2020 | 221 Writer


Masa pandemi, masa yang mengajarkan banyak sekali pembelajaran, mulai dari ilmu kesehatan, hingga ilmu agama. Di masa pandemi ini sungguh banyak pemberitaan, tak jarang kita menjadi ...

Tertarik 'Berjalan-jalan' dengan Menulis? Baca Tips Ini!

Tertarik 'Berjalan-jalan' dengan Menulis? Baca Tips Ini!

Tips      

20 Mei 2020 | 186 Writer


Menulis ini adalah salah satu kegiatan yang bisa membawamu 'berjalan-jalan' tanpa kamu harus bepergian atau pun membeli tiket terlebih dahulu. Mengapa dengan menulis kita bisa ...

Fumida, Jasa Pest Control Surabaya Yang Memiliki Banyak Kelebihan

Fumida, Jasa Pest Control Surabaya Yang Memiliki Banyak Kelebihan

Tips      

15 Jul 2020 | 379 FDT


Fumida, Jasa Pest Control Surabaya Yang Memiliki Banyak Kelebihan - Jasa pest control adalah salah satu jasa yang menyediakan pengendalian hama yang mengganggu. Hama yang mengganggu ...

Menyikapi Perbedaan Pendapat dalam Keluarga Besar

Menyikapi Perbedaan Pendapat dalam Keluarga Besar

Tips      

22 Mei 2020 | 255 Writer


Ramadhan dan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) dua hal yang berbarengan terjadi di tahun 2020 ini. Sebenarnya PSBB sudah dimulai dari beberapa waktu sebelum datangnya bulan Ramadhan, ...

PLN Katakan Anomali Saat Terjadi Lonjakan Listrik di Lebaran Ini? Simak Selengkapnya

PLN Katakan Anomali Saat Terjadi Lonjakan Listrik di Lebaran Ini? Simak Selengkapnya

Nasional      

23 Mei 2020 | 222 Writer


Kebutuhan masyarakat saat momen lebaran memang tak jauh dari kebutuhan listrik, apalagi saat pandemi ini semua orang cenderung di rumah saja. Tentu pemakaian listrik bisa saja ...

5 Trik Jitu Agar Toko Online Tidak Sepi Pengunjung Dan Sukses

5 Trik Jitu Agar Toko Online Tidak Sepi Pengunjung Dan Sukses

Tips      

13 Jan 2020 | 307 FDT


5 Trik Jitu Agar Toko Online Tidak Sepi Pengunjung Dan Sukses - Berjualan secara online atau bisnis online merupakan salah satu cara mudah yang dilakukan saat ini. Banyak para pebisnis ...