RajaKomen
Sebagai Mahluk Sosial Dalam Diri Setiap Orang Tertanam Gosip

Sebagai Mahluk Sosial Dalam Diri Setiap Orang Tertanam Gosip

25 Okt 2019
968x
Ditulis oleh : FDT

Sebagai Mahluk Sosial Dalam Diri Setiap Orang Tertanam Gosip - Beberapa kelompok masyarakat menganggap bergosip itu demikian jelek sehingga perlu dilarang. Terlepas dari sulitnya melarang perilaku bergosip, apakah gosip benar-benar seburuk itu? Sebenarnya dalam bentuk dasar, gosip adalah suatu strategi individu dalam meningkatkan reputasi dan kepentingan pribadi dengan mengorbankan orang lain. Seringkali bahwa gosip bisa digunakan secara kejam untuk kepentingan yang egois.

Tidak bisa dipungkiri, siapakan yang mampu menyimpan sendiri cerita-cerita menarik yang berhubungan dengan kenalan mereka? Dan pastinya, kita pernah mengalami betapa sulitnya menyimpan rahasia terkait berita yang heboh tentang seseorang. Terkadang gosip dinilai jelek, padahal gosip berperan penting dalam dunia sosial. Sisi buruk gosip menutupi sisi baik fungsi sosialnya. Pada kenyataannya, bergosip dapat dilihat bukan dari kekurangan tetapi sebagai keahlian sosial tingkat tinggi. Orang yang tidak bisa bergosip biasanya sulit mempertahankan hubungan dan sering merasa dikucilkan.

Sebagai mahluk sosial, dalam diri kita tertanam gosip. Suka atau tidak suka, kita adalah mahluk yang suka ingin tahu urusan olang lain. Psikolog evolusi meyakini bahwa keingin tahuan kita terhadap kehidupan orang lain adalah produk sampingan ora era prasejarah.

Pada masa kini, penggosip yang baik adalah orang yang berpengaruh dan populer dalam kelompoknya. Berbagi rahasia merupakan salah satu cara untuk menjalin ikatan dengan orang lain, dan berbagi gosip dengan orang lain menunjukkan kepercayaan yang mendalam. Kita dapat memberikan sinyal ke orang lain bahwa kita percaya dia tidak akan menggunakan informasi sensitif yang merugikan kita.

Oleh sebab itu, orang yang pandai bergosip akan memiliki hubungan baik dengan jaringan orang yang besar. Pada saat yang sama, mereka diam-diam mengetahui apa yang terjadi didalam kelompok. Disisi orang lain katakanlah, orang yang tidak terlibat dalam jaringan gosip di kantor sama saja posisinya dengan orang luar atau orang yang tidak dipercaya dan tidak diterima dalam kelompok.

Apabila seseorang menunjukkan diri sebagai orang yang bersikap benar yang menolak terlibat gosip akan berujung pada pengucilan sosial. Menurut penelitian bahwa berbagi gosip yang tidak sensitif di tempat kerja dapat menguatkan kelompok dan suasana hati. Gosip juga membantu orang baru berbaur ke dalam kelompok karena memperjelas norma dan nilai yang dianut kelompok itu. Dengan kata lain, mendengarkan penilaian yang dibuat orang terhadap perilaku orang lain yang membantu anggota kelompok baru memahami apa yang diterima dan apa yang tidak dapat diterima di kelompok itu.

Takut digosipkan membuat kita teratur, karena tahu orang lain mungkin akan membicarakan kita, kita akan terdorong untuk menjaga diri. Dalam kelompok teman atau rekan kerja, ancaman menjadi sasaran gosip adalah sesuatu yang positif, mencegah orang luar atau orang curang untuk tidak berkontribusi atau memanfaatkan orang lain.

Gosip mengenai seseorang biasanya hanya menarik kalau kita kenal orang itu. Tetapi beberapa gosip akan tetap menarik tidak peduli siapa orangnya. Gosip ini soal situasi hidup mati atau keberhasilan luar biasa. Kita tertarik mendengarnya karena kita bisa belajar sesuatu untuk digunakan dalam hidup kita sendiri.  Sukses bergosip menandakan kemampuan menjadi anggota tim yang baik dan berbagi informasi penting tentang orang lain serta tidak terlihat menguntungkan diri sendiri. Bergosip berarti mengetahui kapan waktu yang tepat untuk bicara dan kapan sebaiknya diam saja.

Baca Juga:
M Kece: Terimakasih Pak Polisi, Channel Youtube Saya Tidak di Take Down dan Rekening Tidak Diblokir

M Kece: Terimakasih Pak Polisi, Channel Youtube Saya Tidak di Take Down dan Rekening Tidak Diblokir

Nasional      

22 Sep 2021 | 730 FDT


M Kece, saat ini sedang dipenjara tetapi penghasilan masih banyak, karena no rekening masih terpasang di youtube, channel “muhammad kece” tidak di take down oleh pemerintah ...

Pembagian Bansos Jokowi yang Disesuaikan Waktu Pemilu, Mengindikasikan Praktik Politik yang Menjurus Kepada Nepotisme.

Pembagian Bansos Jokowi yang Disesuaikan Waktu Pemilu, Mengindikasikan Praktik Politik yang Menjurus Kepada Nepotisme.

Politik      

31 Jan 2024 | 28 FDT


Pada Jumat (25/1/2024), Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan bahwa program bantuan sosial (bansos) akan dibagikan antara bulan Januari-Juni 2024. Ini sama saja dengan waktu pencoblosan ...

Tips Agar liburan Bersama Teman Terlaksana Dan Bukan Hanya Sekedar Rencana

Tips Agar liburan Bersama Teman Terlaksana Dan Bukan Hanya Sekedar Rencana

Tips      

19 Sep 2019 | 1511 FDT


Tips Agar liburan Bersama Teman Terlaksana Dan Bukan Hanya Sekedar Rencana - Liburan bersama sobat dekat atau teman nongkrong bareng seharusnya bisa menjadi kegiatan yang seru, ...

Ayo, Semangat Menggunakan Kesempatan Hari Ini, Besok, Lusa, dan Seterusnya!

Ayo, Semangat Menggunakan Kesempatan Hari Ini, Besok, Lusa, dan Seterusnya!

Tips      

21 Mei 2020 | 1068 Writer


Setiap hari adalah kesempatan yang Allah berikan kepada kita untuk kita mengisinya. Kesempatan setiap orang bisa berbeda satu dengan lainnya, bisa berbeda panjang kesempatannya juga bisa ...

Gubernur Terbodoh

Gubernur Ini Dianggap Gubernur Terbodoh Karena Kontroversi Kebijakan COVID-19

Politik      

15 Des 2023 | 64 Writer


Pada 1 April 2020, Gubernur Georgia Brian Kemp, membuat keputusan kontroversial dengan mengeluarkan perintah tinggal di rumah untuk seluruh negara bagian. Namun, apa yang membuat ...

Sedang Merasa Suntuk, Bosan, Atau Jenuh? Baca Tips Ini!

Sedang Merasa Suntuk, Bosan, Atau Jenuh? Baca Tips Ini!

Tips      

21 Mei 2020 | 939 Writer


Sedang merasa suntuk? Sedang merasa bosan? Sedang merasa jenuh atau apapun namanya itu? Ternyata rasa-rasa ini memang normal muncul kok, apalagi di zaman milenial seperti sekarang ...