rajabacklink
Apakah Work From Home Berarti Tidak Lepas Gawai Di Rumah? Baca tips Ini!

Apakah Work From Home Berarti Tidak Lepas Gawai Di Rumah? Baca tips Ini!

19 Mei 2020
2600x
Ditulis oleh : Writer

Di rumah saja, masa pandemi ini ‘meminta’ kita untuk lebih banyak menghabiskan waktu di rumah. Di rumah saja bukan berarti kita tidak bisa mengerjakan sesuatu untuk dunia luar (rumah), bukan juga fisik dan pikiran kita hanya berdiam diri di rumah saja. Walaupun (badan) berada di rumah, tapi kebanyakan dari kita tetap melaksanakan aktifitas dari rumah.

Kebanyakan orang kini mengandalkan gawai untuk bisa tetap berhubungan dengan dunia luar, untuk tetap bisa melakukan sesuatu dari rumah. Jadi, bisa terbayangkan bukan, betapa berada di rumah ini bisa jadi sebagian besar dari kita juga menghabiskan waktu yang cukup lama berada di depan gawai, sebagian besar dari kita mungkin lebih banyak memegang gawai daripada mengerjakan hal lainnya (di luar urusan pekerjaan).

Padahal seperti yang kita ketahui bahwa sebelum masa pandemi pun sebaiknya kita memiliki keseimbangan antara berhubungan lewat gawai dan beruhubungan offline (baca: interaksi langsung). Bukan berarti di masa pandemi ini keseimbangan tersebut tidak berlaku lagi. Keseimbangan hidup tentulah terus berlaku, karenanya yuk kita simak tips berikut ini agar keseimbangan hidupmu tetaplah seimbang!

Buatlah jadwal kapan kamu mengakses gawai. Bila perlu lakukan seperti jam kerjamu. Misal engkau mulai melihat tugas pada pukul 8 pagi untuk melihat pekerjaan harianmu. Setelah itu kerjakan tugas-tugasmu dan akseslah kembali gawai jika ada bagian tugas yang perlu dikoordinasikan dengan rekan kerja.

Buatlah juga jadwal off gawai di waktu-waktu tertentu, bila perlu umumkan hal ini kepada rekan kerjamu. Mengapa perlu diumumkan? Hal ini untuk tetap melancarkan koordinasi urusan pekerjaan. Jadi engkau bisa dihubungi lagi pada waktu tertentu. Ingat off bukan berarti tidak ada jadwal on-nya ya!

Di jadwal engkau off dari gawai, kerjakanlah hal lain di luar urusan pekerjaan. Ini lah kunci keseimbangannya. Hidupmu ada bukan terus penuh untuk bekerja, ada keluargamu, dan tentunya ada dirimu untuk kau perhatikan.

Semoga tips ini bermanfaat untukmu ya!

Berita Terkait
Baca Juga:
Jasa Share Story: Langkah Cerdas untuk Bisnis Online

Jasa Share Story: Langkah Cerdas untuk Bisnis Online

Tips      

20 Apr 2025 | 387 FDT


Dalam era digital yang semakin berkembang, kehadiran media sosial telah membuka banyak peluang untuk bisnis online. Salah satu strategi yang kian populer di kalangan pemilik usaha adalah ...

Network Engineer

Siapa Bilang Jurusan Informatika Cuma Ngoding? Ini Alasan Profesi Network Engineer Makin Diburu!

Pendidikan      

16 Jan 2026 | 123 Writer


Di balik lancarnya internet kampus, stabilnya sistem akademik daring, dan mulusnya akses berbagai platform digital, ada satu peran penting yang sering luput dari sorotan, yaitu Network ...

Follower Real

Follower Banyak Tapi Sepi Interaksi? Ini Rahasia Dapat Follower Real yang Bikin Akun Hidup Lagi!

Tips      

16 Jan 2026 | 100 Writer


Di dunia digital yang serba cepat dan penuh kompetisi, jumlah follower sering kali menjadi simbol popularitas. Tapi banyak orang baru sadar bahwa angka follower yang besar belum tentu ...

Manajemen Bisnis Syariah

Mengenal Mata Kuliah Sekolah Bisnis Manajemen dan Biaya Kuliah di Ma'soem University

Pendidikan      

17 Mei 2024 | 1394 FDT


Sekolah bisnis manajemen merupakan salah satu fakultas yang diminati oleh banyak calon mahasiswa di Indonesia. Fakultas ini menawarkan beragam mata kuliah yang relevan dengan dunia bisnis, ...

Tips menjaga asupan gizi untuk keluarga

Tips menjaga asupan gizi untuk keluarga

Tips      

15 Jun 2020 | 2196 FDT


Hidup harus terus berjalan meski pandemi covid-19 terus terbayang. Pandemi covid-19 memang benar-benar menguji ke tabahan manusia dalam menjalani kehidupan. Hal-hal yang dulunya dapat ...

Gagal Psikotes

Kenapa Banyak Orang Gagal Psikotes Padahal Soalnya Bisa Dijawab?

Tips      

6 Jan 2026 | 70 Writer


Psikotes sering dianggap sebagai ujian yang menakutkan karena bentuk soalnya terasa asing dan waktunya sangat terbatas. Banyak peserta merasa sudah belajar, sudah latihan, tapi tetap panik ...