
Di rumah saja, masa pandemi ini ‘meminta’ kita untuk lebih banyak menghabiskan waktu di rumah. Di rumah saja bukan berarti kita tidak bisa mengerjakan sesuatu untuk dunia luar (rumah), bukan juga fisik dan pikiran kita hanya berdiam diri di rumah saja. Walaupun (badan) berada di rumah, tapi kebanyakan dari kita tetap melaksanakan aktifitas dari rumah.
Kebanyakan orang kini mengandalkan gawai untuk bisa tetap berhubungan dengan dunia luar, untuk tetap bisa melakukan sesuatu dari rumah. Jadi, bisa terbayangkan bukan, betapa berada di rumah ini bisa jadi sebagian besar dari kita juga menghabiskan waktu yang cukup lama berada di depan gawai, sebagian besar dari kita mungkin lebih banyak memegang gawai daripada mengerjakan hal lainnya (di luar urusan pekerjaan).
Padahal seperti yang kita ketahui bahwa sebelum masa pandemi pun sebaiknya kita memiliki keseimbangan antara berhubungan lewat gawai dan beruhubungan offline (baca: interaksi langsung). Bukan berarti di masa pandemi ini keseimbangan tersebut tidak berlaku lagi. Keseimbangan hidup tentulah terus berlaku, karenanya yuk kita simak tips berikut ini agar keseimbangan hidupmu tetaplah seimbang!
Buatlah jadwal kapan kamu mengakses gawai. Bila perlu lakukan seperti jam kerjamu. Misal engkau mulai melihat tugas pada pukul 8 pagi untuk melihat pekerjaan harianmu. Setelah itu kerjakan tugas-tugasmu dan akseslah kembali gawai jika ada bagian tugas yang perlu dikoordinasikan dengan rekan kerja.
Buatlah juga jadwal off gawai di waktu-waktu tertentu, bila perlu umumkan hal ini kepada rekan kerjamu. Mengapa perlu diumumkan? Hal ini untuk tetap melancarkan koordinasi urusan pekerjaan. Jadi engkau bisa dihubungi lagi pada waktu tertentu. Ingat off bukan berarti tidak ada jadwal on-nya ya!
Di jadwal engkau off dari gawai, kerjakanlah hal lain di luar urusan pekerjaan. Ini lah kunci keseimbangannya. Hidupmu ada bukan terus penuh untuk bekerja, ada keluargamu, dan tentunya ada dirimu untuk kau perhatikan.
Semoga tips ini bermanfaat untukmu ya!
Deforestasi Legal Tinggi di Sumatra: Hutan yang Menangis dan Masa Depan yang Terancam
23 Jan 2026 | 89
FDT
Sumatra, pulau yang dulu dikenal dengan hutan lebatnya, pepohonan tinggi yang menyejukkan, dan sungai-sungai yang mengalir jernih, kini perlahan kehilangan wajah aslinya. Tanah subur yang ...
Persiapan Optimal Menghadapi Tryout Online SMA Kelas 11
22 Jun 2025 | 342
FDT
Dalam dunia pendidikan, tryout menjadi salah satu cara efektif untuk mengukur sejauh mana pemahaman siswa terhadap materi yang telah dipelajari. Untuk siswa SMA kelas 11, persiapan ...
Sosok Anies Baswedan, Memperkuat Koneksi Emosional dengan Warga Lebak Bulus di Hari Kemerdekaan
21 Agu 2023 | 1507 Writer
Jakarta - Eks Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, menampilkan kesederhanaan dan kedekatannya dengan rakyat dalam momen Peringatan HUT RI ke-78 di Waduk Lebak Bulus, Jakarta Selatan, pada ...
Strategi Omnichannel Marketing Terintegrasi untuk Menghadapi Tren Online Marketing 2026
1 Feb 2026 | 58
FDT
Strategi omnichannel marketing terintegrasi tren online marketing 2026 menjadi pendekatan penting dalam menjawab kompleksitas perilaku konsumen digital. Tantangan tren online marketing 2026 ...
Bagaimana Beli Followers Permanen Membantu Akunmu Berkembang
21 Apr 2025 | 508
FDT
Di era digital saat ini, memiliki kehadiran yang kuat di media sosial sangat penting untuk individu maupun bisnis. Salah satu cara untuk meningkatkan popularitas akunmu adalah dengan beli ...
Ayo Membuat Es Blewah Segar Untuk Berbuka Puasa!
13 Mei 2020 | 2011 Writer
Makanan pencuci mulut, ini adalah salah satu makanan kesukaan orang-orang dari berbagai usia. Makanan ini digemari banyak orang karena selain rasanya manis, makanan ini pun biasanya adalah ...