
PSBB pembatasan sosial berskala besar atau phisical distancing membuat kita merasa rindu akan masa ketika kita bebas bepergian, merasa rindu masa ketika bisa berwisata ke tempat yang kita inginkan. Salah satu yang tidak lepas dari kegiatan berwisata adalah tentunya dengan mencicipi makanan khas dari daerah wisata tersebut.
Rindu itu semakin bertambah sejalan dengan masih berjalannya pembatasan sosial ini. Rindu ini juga bertambah di bulan puasa ini. Sudah menjadi rahasia umum bukan, ketika di bulan puasa itu adakalanya kita menginginkan berbuka puasa dengan menu tertentu yang spesial.
Di masa PSBB ini bukan berarti kita menyerah pada rindu makanan tertentu. Tapi kita coba obati rindu itu dengan membuat sendiri makanan yang kita rindukan yuk! Kali ini kita coba untuk berwisata (kuliner) ke Kota Surabaya! Di kota yang satu ini ada banyak sekali makanan khas yang kurindukan. Ada tahu campur, rujak cingur, lontong kupang, lontong mie, dan tahu tek. Hari ini kita coba untuk membuat tahu tek Surabaya.
Ternyata membuat tahu tek ini tidak sulit lho. Makanan ini bisa dibuat dalam waktu singkat pula. Dengan catatan jika lontongnya sudah tersedia ya. Karena makanan ini disajikan dengan karbohidrat berupa lontong. Bahan-bahan yang diperlukan adalah tauge/kecambah, tahu, telur, petis, cabai rawit, kacang tanah, garam, gula pasir, kecap, bawang putih, seledri, dan bawang goreng.
Pertama-tama goreng kacang tanah dan kupas bawang putih. Cuci bersih seledri dan iris halus. Sekarang kita akan membuat bumbunya. Untuk porsi 1 orang, siapkan 1 bawang putih, 2 sendok makan petis, 1,5 sendok makan kacang tanah yang sudah digoreng, 1 sendok makan kecap, garam secukupnya, 1 sendok makan gula pasir, dan cabai rawit sesuai dengan kepedasan yang kau inginkan. Haluskan semua bumbu hingga tercampur, tambahkan sedikit demi sedikit air panas. Perhatikan keencerannya, pastikan keencerannya pas.
Jika bumbu sudah siap. Kita olah tahunya. Potong tahu menjadi ukuran kecil berbentuk balok (entah mengapa kalau di dunia kuliner orang-orang sering menyebutnya bentuk dadu). Kocok telur lalu beri garam sedikit saja. siapkan wajan untuk menggoreng tahu, lalu siramkan telur yang sudah dikocok tadi ke atasnya. Goreng hingga matang lalu tiriskan.
Cuci dan rebuslah tauge. Siapkan lontong, tahu, lalu beri tauge yang sudah direbus di atasnya. Terakhir siramkan bumbu tahu tek. Tambahkan irisan seledri. Kamu juga bisa menambahkan bawang goreng sebagai pelengkapnya. Bisa juga kalian tambahkan potongan ketimun dan kerupuk!
Asyik bukan berwisata (kuliner) ke Kota Surabaya menikmati tahu tek!
Kolaborasi ERP dan TMS : Tingkatkan Efisiensi Logistik Perusahaan
2 Jul 2025 | 410
FDT
Dalam era bisnis modern yang serba cepat dan kompetitif, efisiensi dan integrasi sistem menjadi faktor krusial dalam manajemen rantai pasok (supply chain), khususnya dalam sektor logistik. ...
Tips Lolos Seleksi IPDN dan Cara Menghindari Kesalahan Fatal
6 Apr 2025 | 800
FDT
Seleksi Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) merupakan salah satu tahapan yang harus dilalui oleh calon mahasiswa yang ingin berkarir di sektor pemerintahan. Mengingat betapa ketatnya ...
Variasi Hidangan Berbuka Puasa yang Lezat dan Sehat di Asrama
7 Maret 2025 | 447
FDT
Ramadan adalah waktu yang penuh berkah bagi siswa yang tinggal di asrama, termasuk di Boarding School di Bandung, Sekolah Islam di Bandung, dan Pesantren Modern di Bandung. Selain menjadi ...
Ide Promosi Kreatif dengan Teknik "Reverse Marketing": Jualan Lewat Anti-Jualan
17 Apr 2025 | 465
FDT
Di dunia pemasaran yang semakin kompetitif, perusahaan perlu mencari cara-cara baru untuk menarik perhatian konsumen. Salah satu metode yang semakin populer adalah teknik "reverse ...
Umroh September Bersama Alhijaz Indowisata: Waktu Tepat, Harga Hemat, Layanan Istimewa
4 Jun 2025 | 687
FDT
Umroh adalah perjalanan spiritual yang mendalam, dan setiap Muslim tentu menginginkan pengalaman ibadah yang nyaman, khusyuk, dan berkesan. Salah satu waktu yang paling ideal untuk ...
Arbi Click: Digital Marketing Agency yang Fokus pada Lead Generation dan Social Media Marketing
31 Jul 2025 | 730
FDT
Di era digital seperti saat ini, strategi pemasaran tradisional saja tidak lagi cukup untuk membuat bisnis menonjol dan bertahan dalam persaingan pasar yang semakin kompetitif. Konsumen ...