
Siapa sih yang tidak mengenal tempat wisata alam gunung Bromo? Pasti sebagian besar dari kamu yang suka traveling ke wisata alam kangen sekali dengan nuansa keindahan alam di gunung Bromo ini.
Eits, sabar dulu ya, karena pandemi ini belum berakhir. Jadi mari kita kenang indahnya keindahan gunung Bromo, terlebih sunrise-nya yang menyejukkan hati dan pikiran.
Semburat jingga di langit Bromo pada pagi hari memang sangat dinanti-nanti bagi opara wisatawan yang bermalam di daerah tersebut atau sengaja berkunjung di pagi hari.
Biasanya para wisatawan mengenakan pakaian tebal, lengkap dengan syal, kupluk, dan sarung tangan.
Jika Anda ingin melihat sunrise lebih dekat, Anda bisa menanjaki Puncak Pananjakan, karena puncak ini merupakan puncak tertinggi untuk melihat matahari terbit.
Kabarnya, pada akhir tahun lalu, kondisi jalanan menuju Puncak Pananjakan ini masih menyedihkan, karena tangga yang mengarah ke lokasi tujuan belum jadi. Oleh karenanya, para pecinta alam maupun wisatawan lain yang ingin mencapai puncak tersebut harus melewati bebatuan yang cukup licin dengan medan yang sulit. Ditambah lagi, saat itu belum ada penerangan yang memadai.
Namun, saat ini, untuk menuju kawasan puncak tersebut sudah dibangun tangga dari semen yang kokoh. Bentuknya yang landai membuat kita tidak cepat lelah dan lebih selamat menuju puncak tersebut. Jika kamu ingin sampai puncak, butuh waktu sekitar 15 menit hanya dengan berjalan santai saja.
Pemandangan Alam Setiba di Puncak Pananjakan
Perjalanan yang cukup singkat ini, tentunya tidak membutuhkan usaha yang lebih dari kita. Apalagi saat tiba di puncak, lelahnya perjalananmu akan terbayar dengan keindahan alam yang terpampang nyata di puncak tersebut.
Kamu akan menemukan tribun sepuluh tingkat yang berbentuk setengah lingkaran yang menghadap ke arah timur. Tingkat-tingkat ini memastikan semua wisatawan melihat sunrise tanpa terhalang oleh wisatawan lainnya.
Baju hangat yang kamu pakai ketika berkunjung ke sana akan melindungimu dari angin kencang dan udara dingin. Apalagi kalau kamu berkunjung pas jam 03.00 pagi.
Kalau kamu capek dan ingin duduk, di sana juga menyediakan jasa penyewaan alas duduk atau selimut dengan tarif Rp 10.000 per alas duduk dan Rp 20.000 per selimut. Menurutmu, tergolong murah atau mahal?
Fasilitas di Puncak Pananjakan
Bagi kamu yang ingin berlama-lama di puncak ini, kamu tak perlu khawatir, karena sudah ada musala dan toilet. Kamu hanya perlu menyisihkan uang RP 5.000 untuk membayar uang kebersihannya.
Kelebihan CashDoneEasy.com sebagai Situs Game Populer di Indonesia
31 Jul 2025 | 368
FDT
Bermain game bukan lagi sekadar aktivitas hiburan, tapi juga menjadi gaya hidup bagi banyak orang. Dari anak-anak hingga orang dewasa, game telah menjadi teman setia di kala santai, mengisi ...
Daya Tampung Mahasiswa IPDN: Kunci untuk Menjadi Pegawai Negeri yang Berkompeten
19 Apr 2025 | 499
FDT
Daya tampung mahasiswa IPDN (Institut Pemerintahan Dalam Negeri) merupakan aspek krusial bagi calon pegawai negeri di Indonesia. Setiap tahunnya, jumlah pelamar yang ingin mengabdi sebagai ...
Jasa Penelitian Pasar: Solusi Tepat Memahami Konsumen
24 Apr 2025 | 335
FDT
Dalam dunia bisnis yang semakin kompetitif, perusahaan dituntut untuk lebih memahami kebutuhan dan keinginan konsumen. Salah satu cara efektif untuk mencapai hal tersebut adalah melalui ...
Kenapa Tryout Online BUMN Penting dalam Persiapan Rekrutmen?
15 Apr 2025 | 445
FDT
Rekrutmen di Badan Usaha Milik Negara (BUMN) merupakan proses yang sangat kompetitif. Setiap tahun, ribuan kandidat mengincar posisi impian di perusahaan-perusahaan pemerintah yang ...
Menjaga Api Semangat: Tips Tetap Konsisten dan Motivasi Tinggi dalam Menjalankan Bisnis Online
15 Feb 2026 | 70
FDT
Memulai sebuah bisnis online seringkali dipenuhi dengan luapan antusiasme dan harapan besar. Namun, ketika euforia awal mulai memudar dan Anda dihadapkan pada rutinitas operasional, ...
Strategi Meningkatkan Engagement Media Sosial melalui Konten Kreatif
13 Jan 2026 | 121
FDT
Engagement media sosial menjadi indikator utama dalam menilai efektivitas sebuah strategi komunikasi digital. Tingginya engagement menunjukkan bahwa audiens tidak hanya melihat konten, ...