RajaKomen
Makanan yang Sering Dijadikan Bekal Pejuang Indonesia saat Berperang

Makanan yang Sering Dijadikan Bekal Pejuang Indonesia saat Berperang

2 Sep 2020
2712x
Ditulis oleh : FDT

Pada zaman kolonial, para penduduk harus bertahan di tengah kurangnya pasokan makanan, termasuk pahlawan perang. Semua pertanian tanaman penjajah dieksploitasi dan harus mencari bahan makanan alternatif. Oleh karena itu, penduduk di masa itu harus mengkonsumsi makanan seadanya.  Meskipun sederhana, beberapa makanan ini merupakan sumber energi yang baik sehingga sering dijadikan bekal oleh para pejuang  dalam peperangan. Berikut beberapa makanan yang sering dijadikan bekal para pejuang Indonesia.

1. Nasi Oyek

Makanan pertama yang dulu sering menjadi bekal adalah Nasi Oyek. Mungkin masih banyak orang yang belum tahu tentang sejarah panjang dari nasi ini. Dalam agresi militer Belanda kedua pada tahun 1948, pasukan yang dipimpin oleh Jenderal Sudirman gerilya untuk menyerang tentara Belanda. Tapi sepanjang jalan, mereka kehabisan logistik di wilayah hutan Kediri. Dalam keputus asaan karena tak memiliki makanan, Soepardjo Rustam secara diam diam masuk ke dalam pertahanan musuh dan menyelinap ke daerah pemukiman. Sebagai hasil, beliau mendapatkan nasi oyek yang lalu dibawa untuk menjadi bekal bersama dengan pasukan yang lainnya.

2. Ubi yang dikukus

Selain beras, ubi adalah makanan yang pengganti karbohidrat yang sangat baik. Ubi mengandung vitamin B kompleks dan fosfor. Ubi mengandung vitamin C konten yang baik untuk daya tahan tubuh. Tidak heran jika prajurit kuno pada jaman dulu menggunakan ubi sebagai bekal perang mereka. Mereka pun memiliki energi yang masih baik meskipun makanannya sederhana, ya. Ubi ini tak dimasak macam-macam, melainkan hanya dikukus. Karena mengandung banyak karbohidrat, ubi ini pun bisa membuat perut para pasukan menjadi lebih kenyang ketika harus berperang.

3. Singkong Rebus

Sama seperti ubi, singkong juga merupakan sumber karbohidrat yang dikonsumsi dalam perang. Dahulu kala memang inilah makanan yang banyak tersedia mengingat komoditas lain seperti beras seringkali sudah diambil atau dirampas oleh penjajah. Selain itu, singkong rebus pun memiliki rasa yang enak. Rasa dari makanan ini lebih manis dari ubi jalar. Jika sekarang, singkong ini pun tak hanya diolah dengan cara direbus ya pemirsa. Ada banyak sekali kuliner kekinian yang dibuat dari singkong. Misalnya saja tela tela, singkong keju, dan lain sebagainya.

4. pisang Rebus

Bekal makanan selanjutnya yang banyak dibawa oleh para pejuang Indonesia di jaman penjajahan adalah Pisang Rebus. Banyak tanaman pisang tumbuh liar di pedesaann Indonesia dari dulu hingga sekarang. Oleh karena itu, pisang dimasak menjadi salah satu panganan yang praktis sekaligus mengenyangkan dalam pertarungan. Selain itu, pisang rebus bermanfaat bagi sirkulasi darah, meningkatkan energi dengan cepat, dan menjaga fungsi jantung. Pisang rebus juga memiliki banyak kandungan vitamin hingga karbohidrat sehingga para pejuang dapat merasa cepat kenyang setelah mengkonsumsi makanan ini.

5. Telur asin

Tentunya Anda tidak asing lagi dengan telur asin bukan. Makanan yang merupakan oleh oleh khas brebes ini memiliki rasa asin gurih yang selalu membuat rindu .Telur asin memiliki kandungan nutrisi yang sangat baik dapat meningkatkan imunitas, mudah dibawa dan dikonsumsi, dan terasa lezat. Siapa sangka, dulu telur asin sering digunakan sebagai bekal untuk pejuang Indonesia ketika akan berperang. Jika di jaman sekarang ini, telur asin pun bisa diolah menjadi berbagai makanan dan bumbu.

6. Janeng

Tampaknya nama makanan ini masih belum diketahui, ya? Janeng memang masih asing di telinga banyak orang karena hanya tumbuh di tanah Aceh. Janeng adalah jenis umbi yang tumbuh liar di hutan. Dalam masa perang, Janeng tersedia sangat banyak dan sering digunakan sebagai makanan alternatif. Biasanya dihaluskan dan dimasak dengan cara di uap, kemudian disajikan dengan beberapa tetes air asin kelapa. Makanan sederhana ini ternyata dulu berjasa lho dalam menjaga stamina para pejuang.

7. Nasi Jagung

Tidak hanya pada masa kolonial sampai sekarang, banyak ahli gizi atau dokter menyarankan untuk menggantikan beras biasa dengan nasi jagung. Nasi jagung dirasa lebih sehat karena tidak mengandung banyak gula serta karbohidrat. Selain itu, nasi ini juga memiliki kandungan serat yang baik. Nasi Jagung dulu juga sering dikonsumsi oleh para pejuang dan bahkan dijadikan bekal ketika mereka harus berperang.

Itulah beberapa makanan yang dijadikan bekal para pejuang ketika berperang di jaman dahulu. Semoga informasi ini bermanfaat.

Berita Terkait
Baca Juga:
Kolaborasi ERP dan TMS : Tingkatkan Efisiensi Logistik Perusahaan

Kolaborasi ERP dan TMS : Tingkatkan Efisiensi Logistik Perusahaan

Tips      

2 Jul 2025 | 400 FDT


Dalam era bisnis modern yang serba cepat dan kompetitif, efisiensi dan integrasi sistem menjadi faktor krusial dalam manajemen rantai pasok (supply chain), khususnya dalam sektor logistik. ...

Fakta dan Keteladanan Jenderal Dudung: Dari KPR Prajurit hingga Kehidupan Sederhana

Fakta dan Keteladanan Jenderal Dudung: Dari KPR Prajurit hingga Kehidupan Sederhana

Nasional      

15 Agu 2025 | 397 FDT


1. Latar Belakang Sosok Jenderal (Purn.) Dudung Abdurachman adalah salah satu perwira tinggi TNI AD yang dikenal luas karena ketegasan sekaligus sifatnya yang religius dan membumi. Lahir ...

Cara Masuk Halaman 1 Google: Website Langsung Banjir Pengunjung**

Cara Masuk Halaman 1 Google: Website Langsung Banjir Pengunjung**

Tips      

4 Maret 2025 | 402 FDT


Dalam era digital saat ini, memiliki website yang dapat menarik banyak pengunjung adalah salah satu kunci sukses bagi bisnis online. Salah satu cara paling efektif untuk mencapai hal ini ...

Alat K3 Konstruksi dan Fungsinya: Pentingnya Keselamatan Kerja Bersama Perlengkapansafety.id

Alat K3 Konstruksi dan Fungsinya: Pentingnya Keselamatan Kerja Bersama Perlengkapansafety.id

Tips      

27 Agu 2025 | 427 FDT


Keselamatan kerja merupakan aspek penting yang tidak boleh diabaikan dalam dunia konstruksi. Pekerjaan di bidang ini memiliki risiko tinggi karena melibatkan alat berat, pekerjaan di ...

Maksimalkan Peluang Karier Lulusan Program Studi Teknik Informatika di Dunia yang Terhubung

Maksimalkan Peluang Karier Lulusan Program Studi Teknik Informatika di Dunia yang Terhubung

Pendidikan      

14 Maret 2025 | 633 FDT


Di era digital saat ini, dunia yang terhubung telah membuka berbagai peluang karier yang menarik, terutama bagi lulusan program studi teknik informatika. Dengan kemajuan teknologi yang ...

Pendaftaran CPNS 2026: Cara Cek Pengumuman Resmi dan Update Jadwal

Pendaftaran CPNS 2026: Cara Cek Pengumuman Resmi dan Update Jadwal

Pendidikan      

12 Mei 2025 | 957 FDT


Pendaftaran CPNS 2026 menjadi salah satu topik yang banyak dibicarakan oleh masyarakat. Sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS), kesempatan untuk bergabung dengan Instansi pemerintah selalu ...