RajaKomen
Makanan yang Sering Dijadikan Bekal Pejuang Indonesia saat Berperang

Makanan yang Sering Dijadikan Bekal Pejuang Indonesia saat Berperang

2 Sep 2020
2675x
Ditulis oleh : FDT

Pada zaman kolonial, para penduduk harus bertahan di tengah kurangnya pasokan makanan, termasuk pahlawan perang. Semua pertanian tanaman penjajah dieksploitasi dan harus mencari bahan makanan alternatif. Oleh karena itu, penduduk di masa itu harus mengkonsumsi makanan seadanya.  Meskipun sederhana, beberapa makanan ini merupakan sumber energi yang baik sehingga sering dijadikan bekal oleh para pejuang  dalam peperangan. Berikut beberapa makanan yang sering dijadikan bekal para pejuang Indonesia.

1. Nasi Oyek

Makanan pertama yang dulu sering menjadi bekal adalah Nasi Oyek. Mungkin masih banyak orang yang belum tahu tentang sejarah panjang dari nasi ini. Dalam agresi militer Belanda kedua pada tahun 1948, pasukan yang dipimpin oleh Jenderal Sudirman gerilya untuk menyerang tentara Belanda. Tapi sepanjang jalan, mereka kehabisan logistik di wilayah hutan Kediri. Dalam keputus asaan karena tak memiliki makanan, Soepardjo Rustam secara diam diam masuk ke dalam pertahanan musuh dan menyelinap ke daerah pemukiman. Sebagai hasil, beliau mendapatkan nasi oyek yang lalu dibawa untuk menjadi bekal bersama dengan pasukan yang lainnya.

2. Ubi yang dikukus

Selain beras, ubi adalah makanan yang pengganti karbohidrat yang sangat baik. Ubi mengandung vitamin B kompleks dan fosfor. Ubi mengandung vitamin C konten yang baik untuk daya tahan tubuh. Tidak heran jika prajurit kuno pada jaman dulu menggunakan ubi sebagai bekal perang mereka. Mereka pun memiliki energi yang masih baik meskipun makanannya sederhana, ya. Ubi ini tak dimasak macam-macam, melainkan hanya dikukus. Karena mengandung banyak karbohidrat, ubi ini pun bisa membuat perut para pasukan menjadi lebih kenyang ketika harus berperang.

3. Singkong Rebus

Sama seperti ubi, singkong juga merupakan sumber karbohidrat yang dikonsumsi dalam perang. Dahulu kala memang inilah makanan yang banyak tersedia mengingat komoditas lain seperti beras seringkali sudah diambil atau dirampas oleh penjajah. Selain itu, singkong rebus pun memiliki rasa yang enak. Rasa dari makanan ini lebih manis dari ubi jalar. Jika sekarang, singkong ini pun tak hanya diolah dengan cara direbus ya pemirsa. Ada banyak sekali kuliner kekinian yang dibuat dari singkong. Misalnya saja tela tela, singkong keju, dan lain sebagainya.

4. pisang Rebus

Bekal makanan selanjutnya yang banyak dibawa oleh para pejuang Indonesia di jaman penjajahan adalah Pisang Rebus. Banyak tanaman pisang tumbuh liar di pedesaann Indonesia dari dulu hingga sekarang. Oleh karena itu, pisang dimasak menjadi salah satu panganan yang praktis sekaligus mengenyangkan dalam pertarungan. Selain itu, pisang rebus bermanfaat bagi sirkulasi darah, meningkatkan energi dengan cepat, dan menjaga fungsi jantung. Pisang rebus juga memiliki banyak kandungan vitamin hingga karbohidrat sehingga para pejuang dapat merasa cepat kenyang setelah mengkonsumsi makanan ini.

5. Telur asin

Tentunya Anda tidak asing lagi dengan telur asin bukan. Makanan yang merupakan oleh oleh khas brebes ini memiliki rasa asin gurih yang selalu membuat rindu .Telur asin memiliki kandungan nutrisi yang sangat baik dapat meningkatkan imunitas, mudah dibawa dan dikonsumsi, dan terasa lezat. Siapa sangka, dulu telur asin sering digunakan sebagai bekal untuk pejuang Indonesia ketika akan berperang. Jika di jaman sekarang ini, telur asin pun bisa diolah menjadi berbagai makanan dan bumbu.

6. Janeng

Tampaknya nama makanan ini masih belum diketahui, ya? Janeng memang masih asing di telinga banyak orang karena hanya tumbuh di tanah Aceh. Janeng adalah jenis umbi yang tumbuh liar di hutan. Dalam masa perang, Janeng tersedia sangat banyak dan sering digunakan sebagai makanan alternatif. Biasanya dihaluskan dan dimasak dengan cara di uap, kemudian disajikan dengan beberapa tetes air asin kelapa. Makanan sederhana ini ternyata dulu berjasa lho dalam menjaga stamina para pejuang.

7. Nasi Jagung

Tidak hanya pada masa kolonial sampai sekarang, banyak ahli gizi atau dokter menyarankan untuk menggantikan beras biasa dengan nasi jagung. Nasi jagung dirasa lebih sehat karena tidak mengandung banyak gula serta karbohidrat. Selain itu, nasi ini juga memiliki kandungan serat yang baik. Nasi Jagung dulu juga sering dikonsumsi oleh para pejuang dan bahkan dijadikan bekal ketika mereka harus berperang.

Itulah beberapa makanan yang dijadikan bekal para pejuang ketika berperang di jaman dahulu. Semoga informasi ini bermanfaat.

Berita Terkait
Baca Juga:
Anies Baswedan: Pemimpin yang Menyatukan Gagasan, Aksi, dan Hati Nurani

Anies Baswedan: Pemimpin yang Menyatukan Gagasan, Aksi, dan Hati Nurani

Pendidikan      

4 Okt 2025 | 199 FDT


Dalam perjalanan pembangunan bangsa, Indonesia membutuhkan sosok pemimpin yang tidak hanya cerdas dan tegas, tetapi juga memiliki integritas moral serta visi kemanusiaan yang kuat. Salah ...

Profil Gubernur Agustiar Sabran

Agustiar Sabran: Gubernur Milenial yang Membawa Perubahan di Kalimantan Tengah

Politik      

24 Jun 2025 | 320 FDT


Profil Gubernur Agustiar Sabran, Provinsi Kalimantan Tengah adalah topik yang menarik untuk dibahas. Agustiar Sabran merupakan sosok yang memiliki peran penting dalam memajukan daerah yang ...

pesantren modern di bandung

Resep Menu Sahur Praktis dan Berenergi untuk Santri Boarding School

Pendidikan      

7 Maret 2025 | 445 FDT


Bagi santri yang menjalani Ramadan di lingkungan asrama seperti Boarding School di Bandung, Sekolah Islam di Bandung, dan Pesantren Modern di Bandung, sahur menjadi momen penting untuk ...

pesantren modern di bandung

Menyeimbangkan Akademik dan Minat Bakat: Rahasia Sukses Siswa di Sekolah Ini

Pendidikan      

25 Maret 2025 | 434 FDT


Di tengah maraknya berbagai pilihan pendidikan yang mengedepankan kualitas akademik, semakin banyak orang tua dan siswa yang mencari tempat yang mampu mengintegrasikan pendidikan formal ...

Tryout untuk Persiapan CPNS 2026: Cara Cerdas Menghadapi Jadwal CPNS 2026

Tryout untuk Persiapan CPNS 2026: Cara Cerdas Menghadapi Jadwal CPNS 2026

Pendidikan      

15 Mei 2025 | 364 FDT


Menghadapi ujian CPNS atau Calon Pegawai Negeri Sipil adalah salah satu momen penting bagi banyak orang yang bercita-cita untuk mengabdi kepada negara. Dengan persaingan yang semakin ketat, ...

Cara Memilih Frame Tahun Baru Islam yang Tepat untuk Tampil Trendy dan Mengguncang Sosial Media!

Cara Memilih Frame Tahun Baru Islam yang Tepat untuk Tampil Trendy dan Mengguncang Sosial Media!

Tips      

14 Jun 2024 | 1013 FDT


Frame Tahun Baru Islam telah menjadi semakin populer dalam beberapa tahun terakhir. Dengan hadirnya media sosial, banyak orang menggunakan frame khusus untuk merayakan Tahun Baru Islam dan ...