rajabacklink
Makanan yang Sering Dijadikan Bekal Pejuang Indonesia saat Berperang

Makanan yang Sering Dijadikan Bekal Pejuang Indonesia saat Berperang

2 Sep 2020
2806x
Ditulis oleh : FDT

Pada zaman kolonial, para penduduk harus bertahan di tengah kurangnya pasokan makanan, termasuk pahlawan perang. Semua pertanian tanaman penjajah dieksploitasi dan harus mencari bahan makanan alternatif. Oleh karena itu, penduduk di masa itu harus mengkonsumsi makanan seadanya.  Meskipun sederhana, beberapa makanan ini merupakan sumber energi yang baik sehingga sering dijadikan bekal oleh para pejuang  dalam peperangan. Berikut beberapa makanan yang sering dijadikan bekal para pejuang Indonesia.

1. Nasi Oyek

Makanan pertama yang dulu sering menjadi bekal adalah Nasi Oyek. Mungkin masih banyak orang yang belum tahu tentang sejarah panjang dari nasi ini. Dalam agresi militer Belanda kedua pada tahun 1948, pasukan yang dipimpin oleh Jenderal Sudirman gerilya untuk menyerang tentara Belanda. Tapi sepanjang jalan, mereka kehabisan logistik di wilayah hutan Kediri. Dalam keputus asaan karena tak memiliki makanan, Soepardjo Rustam secara diam diam masuk ke dalam pertahanan musuh dan menyelinap ke daerah pemukiman. Sebagai hasil, beliau mendapatkan nasi oyek yang lalu dibawa untuk menjadi bekal bersama dengan pasukan yang lainnya.

2. Ubi yang dikukus

Selain beras, ubi adalah makanan yang pengganti karbohidrat yang sangat baik. Ubi mengandung vitamin B kompleks dan fosfor. Ubi mengandung vitamin C konten yang baik untuk daya tahan tubuh. Tidak heran jika prajurit kuno pada jaman dulu menggunakan ubi sebagai bekal perang mereka. Mereka pun memiliki energi yang masih baik meskipun makanannya sederhana, ya. Ubi ini tak dimasak macam-macam, melainkan hanya dikukus. Karena mengandung banyak karbohidrat, ubi ini pun bisa membuat perut para pasukan menjadi lebih kenyang ketika harus berperang.

3. Singkong Rebus

Sama seperti ubi, singkong juga merupakan sumber karbohidrat yang dikonsumsi dalam perang. Dahulu kala memang inilah makanan yang banyak tersedia mengingat komoditas lain seperti beras seringkali sudah diambil atau dirampas oleh penjajah. Selain itu, singkong rebus pun memiliki rasa yang enak. Rasa dari makanan ini lebih manis dari ubi jalar. Jika sekarang, singkong ini pun tak hanya diolah dengan cara direbus ya pemirsa. Ada banyak sekali kuliner kekinian yang dibuat dari singkong. Misalnya saja tela tela, singkong keju, dan lain sebagainya.

4. pisang Rebus

Bekal makanan selanjutnya yang banyak dibawa oleh para pejuang Indonesia di jaman penjajahan adalah Pisang Rebus. Banyak tanaman pisang tumbuh liar di pedesaann Indonesia dari dulu hingga sekarang. Oleh karena itu, pisang dimasak menjadi salah satu panganan yang praktis sekaligus mengenyangkan dalam pertarungan. Selain itu, pisang rebus bermanfaat bagi sirkulasi darah, meningkatkan energi dengan cepat, dan menjaga fungsi jantung. Pisang rebus juga memiliki banyak kandungan vitamin hingga karbohidrat sehingga para pejuang dapat merasa cepat kenyang setelah mengkonsumsi makanan ini.

5. Telur asin

Tentunya Anda tidak asing lagi dengan telur asin bukan. Makanan yang merupakan oleh oleh khas brebes ini memiliki rasa asin gurih yang selalu membuat rindu .Telur asin memiliki kandungan nutrisi yang sangat baik dapat meningkatkan imunitas, mudah dibawa dan dikonsumsi, dan terasa lezat. Siapa sangka, dulu telur asin sering digunakan sebagai bekal untuk pejuang Indonesia ketika akan berperang. Jika di jaman sekarang ini, telur asin pun bisa diolah menjadi berbagai makanan dan bumbu.

6. Janeng

Tampaknya nama makanan ini masih belum diketahui, ya? Janeng memang masih asing di telinga banyak orang karena hanya tumbuh di tanah Aceh. Janeng adalah jenis umbi yang tumbuh liar di hutan. Dalam masa perang, Janeng tersedia sangat banyak dan sering digunakan sebagai makanan alternatif. Biasanya dihaluskan dan dimasak dengan cara di uap, kemudian disajikan dengan beberapa tetes air asin kelapa. Makanan sederhana ini ternyata dulu berjasa lho dalam menjaga stamina para pejuang.

7. Nasi Jagung

Tidak hanya pada masa kolonial sampai sekarang, banyak ahli gizi atau dokter menyarankan untuk menggantikan beras biasa dengan nasi jagung. Nasi jagung dirasa lebih sehat karena tidak mengandung banyak gula serta karbohidrat. Selain itu, nasi ini juga memiliki kandungan serat yang baik. Nasi Jagung dulu juga sering dikonsumsi oleh para pejuang dan bahkan dijadikan bekal ketika mereka harus berperang.

Itulah beberapa makanan yang dijadikan bekal para pejuang ketika berperang di jaman dahulu. Semoga informasi ini bermanfaat.

Berita Terkait
Baca Juga:
Biaya Kuliah ITB: Dari Persiapan Hingga Pembayaran, Semua yang Perlu Kamu Tahu

Biaya Kuliah ITB: Dari Persiapan Hingga Pembayaran, Semua yang Perlu Kamu Tahu

Pendidikan      

18 Apr 2025 | 773 FDT


Menghadapi perjalanan pendidikan di Institut Teknologi Bandung (ITB) adalah impian banyak siswa. Namun, sebelum memasuki gerbang kampus, ada satu hal yang tak bisa terlewatkan: biaya kuliah ...

pesanten Al Masoem Bandung

Lulusan Boarding School: Sukses di Dunia Akademik dan Riset

Pendidikan      

16 Agu 2024 | 866 FDT


Sekolah asrama atau boarding school adalah jenis sekolah yang menawarkan lingkungan pendidikan yang menyeluruh, di mana para siswa tinggal dan belajar di lingkungan sekolah selama beberapa ...

Inilah Makanan yang Banyak Mengandung Kolesterol Baik ( HDL )

Inilah Makanan yang Banyak Mengandung Kolesterol Baik ( HDL )

Obat Herbal      

1 Okt 2019 | 2857 FDT


Inilah Makanan yang Banyak Mengandung Kolesterol Baik ( HDL ) - Kolesterol baik atau biasa disebut High Density Lipoprotein ( HDL ), adalah kolesterol yang banyak mengandung ...

Manfaat dan Tujuan Adanya Situs dlhindonesia.id sebagai Wadah Pelestarian Lingkungan Hidup

Manfaat dan Tujuan Adanya Situs dlhindonesia.id sebagai Wadah Pelestarian Lingkungan Hidup

Nasional      

31 Jul 2025 | 582 FDT


Di era modern dan serba digital seperti saat ini, teknologi menjadi alat penting dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam pelestarian lingkungan hidup. Pemerintah Indonesia melalui ...

Al Quran Digital

Al-Quran Sudah Digital, Ibadah Jadi Ringan atau Justru Kita Makin Lalai?

Tips      

6 Jan 2026 | 112 Writer


Perkembangan teknologi membuat Al-Qur’an kini hadir dalam bentuk digital yang bisa diakses kapan saja dan di mana saja melalui ponsel. Al quran digital sering menjadi topik diskusi di ...

Bisnis Online Itu Sulit Kalau Anda Melakukan 10 Kesalahan Ini

Bisnis Online Itu Sulit Kalau Anda Melakukan 10 Kesalahan Ini

Tips      

23 Jul 2024 | 709 FDT


Bisnis online telah menjadi pilihan populer bagi banyak orang untuk memulai usaha mereka. Dengan kemajuan teknologi dan akses internet yang mudah, menjalankan bisnis online terlihat seperti ...