
Pernahkah kamu merasakan sudah cukup minum, tapi masih saja merasa kurang cairan (dehidrasi)?
Kondisi tubuh yang dehidrasi ini biasanya ditandai dengan kulit yang tidak berkeringat, kulit kering, bau mulut, buang air kecil kurang dari 6 kali sehari, dan urin terlihat pekat warnanya (kuning kecoklatan).
Padahal sebelumnya kamu sudah minum 8 gelas per hari, tapi kenapa masih muncul tanda-tanda tersebut?
Yuk, waspadai penyebabnya berikut ini:
1. Tidak Cukup Elektrolit
Natasha Trentacosta, seorang spesialis kedokteran olahraga dan ahli bedah ortopedi di Cedars-Sinai Kerlan-Jobe Institute menyatakan, mungkin kamu minum cukup air tapi masih punya perasaan dehidrasi, jika kamu memiliki ketidakseimbangan elektrolit.
Elektrolit ini berupa natrium, kalium, magnesium, dan klorida yang diperlukan untuk mengantarkan cairan ke sel tubuhmu. Nah, elektrolit ini bisa berkurang karena mengonsumsi air yang berlebihan dan keluar keringat banyak karena latihan berat.
Untuk itu, kamu juga perlu meminum minuman elektrolit seperti kelapa, dan makan buah serta sayuran banyak serat untuk mengatasi kondisi tersebut.
2. Kurang Minum
Kurang minum di sini maksudnya adalah jangan sampai kamu minum ketika menunggu sudah haus. Itu artinya kamu sudah menuju dehidrasi. Karena kamu harus minum sepanjang hari, bukan hanya ketika haus saja.
Hal ini dibenarkan oleh pakar rehabilitasi bersertifikat, Scott Michael Schreiber, yang mengungkapkan bahwa kamu harus minum tanpa harus menunggu haus. Hal ini karena kondisi tubuh akan lebih baik menyerap cairan yang diminum sedikit demi sedikit dibandingkan dengan dalam jumlah banyak sekaligus.
3. Tanda Diabetes
Menurut Trentacosta, apabila kamu terus-terusan merasa dehidrasi dan buang air kecil secara berlebihan maka hal ini mungkin tanda pertama diabetes. Hal ini terjadi karena tubuh berusaha menyingkirkan gula. Jika kamu mengalami kondisi demikian, maka ada baiknya kamu menjalani tes diabetes.
4. Minuman Kopi dan Soda
Minuman yang mengandung kopi dan soda membuat kamu cepat haus meskipun sudah cukup minum. Kafein ini berfungsi sebagai diuretik yang membuat kamu lebih sering buang air kecil. Bahanya lagi, rehidrasi dengan minuman ringan justru dapat membuat dehidrasi bertambah buruk.
5. Banyak Garam
Terlalu banyak garam juga tidak baik untuk tubuh. Ini akan membuatmu lebih sering buang air kecil. Sementara jika kamu kekurangan garam, maka tubuh akan berhenti menyimpan ait di organ tubuhnya sehingga menjadi dehidrasi. Jadi, konsumsi garam secukupnya saja ya.
6. Sakit
Penyebab dehidrasi yang terakhir meskipun kamu sudah cukup minum adalah kondisi ketika kamu sakit. Biasanya, sakit menganjurkan kamu untuk mengonsumsi obat-obatan, bukan? Nah, beberapa obat inilah yang sengaja memacu tubuhmu untuk mengeluarkan air dan elektrolit dari tubuh. Seperti obat pencahar, antasid, dan obat tekanan darah.
Setelah mengetahui 6 penyebab tersebut, kamu tentu harus selalu waspada agar tidak dehidrasi, karena selain menimbulkan rasa tidak nyaman, dehidrasi juga bisa memicu gangguan fungsi tubuh. Mulai dari kram, pusing, hingga gangguan berat yang mengancam nyawamu.
Tryout Online Uji Kompetensi Nutrisionis: Persiapan Optimal Menuju Kesuksesan
20 Jun 2025 | 301
FDT
Dalam dunia kesehatan, profesi nutrisionis memegang peranan yang sangat penting. Untuk menjadi seorang nutrisionis profesional, salah satu langkah yang harus diambil adalah mengikuti uji ...
Cara Memilih Jasa Share Instagram yang Terpercaya dan Berkualitas
19 Apr 2025 | 457
FDT
Dalam era digital saat ini, platform media sosial seperti Instagram (IG) telah menjadi alat penting untuk membangun merek dan meningkatkan visibilitas bisnis. Salah satu strategi yang ...
Jasa Penelitian Pasar: Solusi Tepat Memahami Konsumen
24 Apr 2025 | 369
FDT
Dalam dunia bisnis yang semakin kompetitif, perusahaan dituntut untuk lebih memahami kebutuhan dan keinginan konsumen. Salah satu cara efektif untuk mencapai hal tersebut adalah melalui ...
Sudah Daftar TOEFL? Jangan Berani Ikut Kalau Belum Latihan di Sini!
18 Apr 2025 | 555
FDT
Memutuskan untuk mengikuti tes TOEFL (Test of English as a Foreign Language) adalah langkah penting bagi siapa pun yang ingin melanjutkan pendidikan atau berkarir di lingkungan ...
Belajar Online SMP vs Tatap Muka: Mana yang Lebih Efektif?
11 Maret 2025 | 470
FDT
Di era digital saat ini, pendidikan telah mengalami transformasi yang signifikan. Terutama di tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP), adanya pilihan antara belajar online dan sekolah tatap ...
Belajar Online SD: Cara Menciptakan Ruang Belajar yang Nyaman di Rumah
11 Maret 2025 | 469
FDT
Dalam era digital saat ini, Belajar Online SD menjadi pilihan utama bagi banyak orang tua dalam mendidik anak-anak mereka. Dengan berbagai platform yang tersedia, anak-anak dapat mengakses ...