RF
Sejumlah Tokoh Hadiri Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI)

Sejumlah Tokoh Hadiri Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI)

3 Agu 2020
2176x
Ditulis oleh : Writer

Mungkin terlaksananya Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) ini merupakan respon atau sikap para tokoh Nasional yang sudah mulai gerah melihat kondisi bangsa dibawah kepemimpinan pemerintahan Jokowi.

Dalam Deklarasi Koalisi Selamatkan Indonesia tersebut yang dilaksanakan pada hari Minggu 2 Agustus 2020 hadir sejumlah tokoh seperti Said Didu, Pakar Hukum Tata Negara Refly Harun, akademisi Rocky Gerung, hingga eks Ketum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin.

Menurut penuturan Din Syamsuddin koalisi ini adalah merupakan gerakan moral untuk menyelamatkan Indonesia yang di perkuat oleh berbagai tokoh Nasional. KAMI juga adalah sebuah gerakan moral yang menyangkut semua elemen-elemen dan komponen bangsa lintas agama, suku profesi, kepentingan politik kita bersatu, kita bersama-sama sebagai gerakan moral untuk selamatkan Indonesia.

Din Syamsuddin juga menjelaskan bahwa bukan hanya nama-nama diatas saja yang mendukung gerakan ini, masih banyak lagi tokoh-tokoh Nasional lainnya yang tidak sempat hadir pada hari Minggu tersebut. Diantaranya ada nama besar seperti Gatot Nurmantyo, Rachmawati Soekarno Putri hingga Rizal Ramli. Tokoh-tokoh tersebut kemungkinan akan hadir di acara KAMI selanjutnya.

Begitu juga dengan ormas-ormas Islam yang juga sudah sepakat mendukung koalisi KAMI ini, bahkan koalisi KAMI ini didukung pula oleh ormas-ormas dari agama lain yang sudah menghubungi Din Syamsuddin sebelumnya dan ikut hadir pada acara tersebut.

Tokoh-tokoh ormas yang hadir dalam deklarasi tersebut diantaranya Abdullah Hehamahua, M.S. Ka’ban, Syahganda Nainggolan, Prof. Anthony Kurniawan, Prof. Rohmat Wahab, Ahmad Yani, Adhie M. Massardi, Moh. Jumhur Hiayat, Ichsanudin Noorsy, Hatta Taliwang, Habib Muhsin Al Atas, Tamsil Linrung, Eko Suryo Santjojo, Prof. Chusnul Mariyah dan Sri Bintang Pamungkas.

Dalam kesempatan itu Said Didu menyoroti masalah-masalah yang terjadi di Indonesia pada saat ini, ia mengkritik kebijakan pemerintah di sektor BUMN. Dia berharap BUMN mampu menjadi penyelamat ekonomi bangsa, bukan dipergunakan untuk kepentingan para elit dan penguasa negeri.

Pada kesempatan yang sama Refly Harun pun menuturkan pendapatnya bahwa pembentukan KAMI dilakukan lantaran pemerintah sudah gagal memenuhi hak konstitusional rakyat, yaitu melindungi, mencerdaskan dan mensejahterakan bangsa.

Karena jika pemerintah tidak bisa menjalankan tugasnya, maka alternatif yang muncul adalah partisipasi masyarakat, memang terkadang penguasa atau pemerintah itu tidak mampu menjalankan tugasnya. Oleh karena itu maka munculah alternatif lain salah satunya partisipasi warga masyarakat termasuk salah satu contohnya yaitu pergerakan atau Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI).

 

 

Baca Juga:
Cara Memilih Jasa Share Instagram yang Terpercaya dan Berkualitas

Cara Memilih Jasa Share Instagram yang Terpercaya dan Berkualitas

Tips      

19 Apr 2025 | 408 FDT


Dalam era digital saat ini, platform media sosial seperti Instagram (IG) telah menjadi alat penting untuk membangun merek dan meningkatkan visibilitas bisnis. Salah satu strategi yang ...

Cara Masuk Halaman 1 Google: Website Langsung Banjir Pengunjung**

Cara Masuk Halaman 1 Google: Website Langsung Banjir Pengunjung**

Tips      

4 Maret 2025 | 406 FDT


Dalam era digital saat ini, memiliki website yang dapat menarik banyak pengunjung adalah salah satu kunci sukses bagi bisnis online. Salah satu cara paling efektif untuk mencapai hal ini ...

6 Jenis Kopi Yang Paling Banyak Dipesan Ditempat Jual Kopi

6 Jenis Kopi Yang Paling Banyak Dipesan Ditempat Jual Kopi

Kuliner      

12 Mei 2020 | 2580 FDT


Indonesia adalah termasuk negara ketiga penghasil kopi terbesar di dunia setelah Brazil dan Vietnam. Sebagai orang Indonesia terlebih penggemar kopi tentunya tahu ya. Semakin banyaknya ...

Yasonna Laoly

Menteri Hukum dan HAM Berkata Bahwa Revisi UU Pilkada Harus Melalui Mekanisme yang Tepat

Politik      

21 Jul 2024 | 854 FDT


Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly baru-baru ini menyampaikan pendapatnya terkait dengan revisi Undang-Undang Pilkada. Menurutnya, revisi UU Pilkada harus melalui mekanisme yang tepat agar ...

mahasiswa institut teknologi bandung

Strategi Masuk ITB 2026: Cek Passing Grade & Coba Bimbel Online Gratis

Pendidikan      

17 Apr 2025 | 416 FDT


Mendapatkan tempat di Institut Teknologi Bandung (ITB) adalah impian banyak pelajar di Indonesia. Dikenal sebagai salah satu perguruan tinggi terbaik di negara ini, persaingan untuk masuk ...

Pakai Jasa Subscriber Rahasia Youtuber Sukses

Meningkatkan Subscriber YouTube Jadi Lebih Mudah dengan Jasa Ini

Tips      

15 Apr 2025 | 457 FDT


Membangun sebuah channel YouTube yang sukses bukanlah pekerjaan yang mudah. Dari konten yang menarik hingga strategi pemasaran yang tepat, ada banyak hal yang perlu diperhatikan. Namun, ada ...