rajaseo
Sejumlah Tokoh Hadiri Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI)

Sejumlah Tokoh Hadiri Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI)

3 Agu 2020
2128x
Ditulis oleh : Writer

Mungkin terlaksananya Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) ini merupakan respon atau sikap para tokoh Nasional yang sudah mulai gerah melihat kondisi bangsa dibawah kepemimpinan pemerintahan Jokowi.

Dalam Deklarasi Koalisi Selamatkan Indonesia tersebut yang dilaksanakan pada hari Minggu 2 Agustus 2020 hadir sejumlah tokoh seperti Said Didu, Pakar Hukum Tata Negara Refly Harun, akademisi Rocky Gerung, hingga eks Ketum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin.

Menurut penuturan Din Syamsuddin koalisi ini adalah merupakan gerakan moral untuk menyelamatkan Indonesia yang di perkuat oleh berbagai tokoh Nasional. KAMI juga adalah sebuah gerakan moral yang menyangkut semua elemen-elemen dan komponen bangsa lintas agama, suku profesi, kepentingan politik kita bersatu, kita bersama-sama sebagai gerakan moral untuk selamatkan Indonesia.

Din Syamsuddin juga menjelaskan bahwa bukan hanya nama-nama diatas saja yang mendukung gerakan ini, masih banyak lagi tokoh-tokoh Nasional lainnya yang tidak sempat hadir pada hari Minggu tersebut. Diantaranya ada nama besar seperti Gatot Nurmantyo, Rachmawati Soekarno Putri hingga Rizal Ramli. Tokoh-tokoh tersebut kemungkinan akan hadir di acara KAMI selanjutnya.

Begitu juga dengan ormas-ormas Islam yang juga sudah sepakat mendukung koalisi KAMI ini, bahkan koalisi KAMI ini didukung pula oleh ormas-ormas dari agama lain yang sudah menghubungi Din Syamsuddin sebelumnya dan ikut hadir pada acara tersebut.

Tokoh-tokoh ormas yang hadir dalam deklarasi tersebut diantaranya Abdullah Hehamahua, M.S. Ka’ban, Syahganda Nainggolan, Prof. Anthony Kurniawan, Prof. Rohmat Wahab, Ahmad Yani, Adhie M. Massardi, Moh. Jumhur Hiayat, Ichsanudin Noorsy, Hatta Taliwang, Habib Muhsin Al Atas, Tamsil Linrung, Eko Suryo Santjojo, Prof. Chusnul Mariyah dan Sri Bintang Pamungkas.

Dalam kesempatan itu Said Didu menyoroti masalah-masalah yang terjadi di Indonesia pada saat ini, ia mengkritik kebijakan pemerintah di sektor BUMN. Dia berharap BUMN mampu menjadi penyelamat ekonomi bangsa, bukan dipergunakan untuk kepentingan para elit dan penguasa negeri.

Pada kesempatan yang sama Refly Harun pun menuturkan pendapatnya bahwa pembentukan KAMI dilakukan lantaran pemerintah sudah gagal memenuhi hak konstitusional rakyat, yaitu melindungi, mencerdaskan dan mensejahterakan bangsa.

Karena jika pemerintah tidak bisa menjalankan tugasnya, maka alternatif yang muncul adalah partisipasi masyarakat, memang terkadang penguasa atau pemerintah itu tidak mampu menjalankan tugasnya. Oleh karena itu maka munculah alternatif lain salah satunya partisipasi warga masyarakat termasuk salah satu contohnya yaitu pergerakan atau Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI).

 

 

Baca Juga:
Inovasi Teknologi dalam Dunia Teknik Sipil dan Geoteknik

Inovasi Teknologi dalam Dunia Teknik Sipil dan Geoteknik

Tips      

6 Nov 2025 | 161 FDT


Dalam beberapa dekade terakhir, dunia teknik sipil dan geoteknik telah mengalami transformasi signifikan berkat inovasi teknologi. Pembangunan gedung tinggi, jalan tol, jembatan, hingga ...

Inilah Rahasia Pentingnya Mendalami Ekskul Jurnalisme di SMA

Inilah Rahasia Pentingnya Mendalami Ekskul Jurnalisme di SMA

Pendidikan      

7 Agu 2023 | 1586 FDT


Apakah Anda seorang siswa SMA yang memiliki minat dalam dunia tulis-menulis? Jika iya, maka bergabung dengan ekstrakurikuler jurnalisme mungkin merupakan langkah yang tepat untuk Anda. ...

Jurusan Paling Favorit di ITB dan Prospek Kariernya: Ini Rahasia Suksesnya!

Jurusan Paling Favorit di ITB dan Prospek Kariernya: Ini Rahasia Suksesnya!

Pendidikan      

10 Maret 2025 | 376 FDT


Institut Teknologi Bandung (ITB) merupakan salah satu perguruan tinggi terkemuka di Indonesia yang menjadi impian banyak calon mahasiswa. Setiap tahun, ribuan pelajar berusaha keras untuk ...

pesantren modern di bandung

SPMB: Solusi Baru untuk Penerimaan Siswa yang Lebih Inklusif

Pendidikan      

22 Apr 2025 | 369 FDT


Sistem Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) merupakan terobosan baru yang diharapkan dapat membawa perbaikan penting dalam proses penerimaan siswa di berbagai lembaga pendidikan, termasuk di ...

Kuliah Online vs. Tatap Muka di Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Institut Teknologi Bandung: Mana Lebih Efektif?

Kuliah Online vs. Tatap Muka di Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Institut Teknologi Bandung: Mana Lebih Efektif?

Pendidikan      

20 Maret 2025 | 1076 FDT


Perkembangan teknologi informasi telah mendorong banyak institusi pendidikan untuk menawarkan berbagai metode pembelajaran, termasuk kuliah online dan tatap muka. Di Indonesia, Fakultas ...

Baca Tips Ini Agar Semangat Menjalani Aktifitas Lagi!

Baca Tips Ini Agar Semangat Menjalani Aktifitas Lagi!

Tips      

14 Mei 2020 | 2029 Writer


Pernahkah kalian merasa kurang bersemangat dalam menjalani berbagai aktifitasmu? Merasa bahwa aktifitas yang kau jalani terasa monoton? Pernahkah juga kalian merasa bahwa tampaknya akan ...