rajaseo
Sejumlah Tokoh Hadiri Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI)

Sejumlah Tokoh Hadiri Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI)

3 Agu 2020
2366x
Ditulis oleh : Writer

Mungkin terlaksananya Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) ini merupakan respon atau sikap para tokoh Nasional yang sudah mulai gerah melihat kondisi bangsa dibawah kepemimpinan pemerintahan Jokowi.

Dalam Deklarasi Koalisi Selamatkan Indonesia tersebut yang dilaksanakan pada hari Minggu 2 Agustus 2020 hadir sejumlah tokoh seperti Said Didu, Pakar Hukum Tata Negara Refly Harun, akademisi Rocky Gerung, hingga eks Ketum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin.

Menurut penuturan Din Syamsuddin koalisi ini adalah merupakan gerakan moral untuk menyelamatkan Indonesia yang di perkuat oleh berbagai tokoh Nasional. KAMI juga adalah sebuah gerakan moral yang menyangkut semua elemen-elemen dan komponen bangsa lintas agama, suku profesi, kepentingan politik kita bersatu, kita bersama-sama sebagai gerakan moral untuk selamatkan Indonesia.

Din Syamsuddin juga menjelaskan bahwa bukan hanya nama-nama diatas saja yang mendukung gerakan ini, masih banyak lagi tokoh-tokoh Nasional lainnya yang tidak sempat hadir pada hari Minggu tersebut. Diantaranya ada nama besar seperti Gatot Nurmantyo, Rachmawati Soekarno Putri hingga Rizal Ramli. Tokoh-tokoh tersebut kemungkinan akan hadir di acara KAMI selanjutnya.

Begitu juga dengan ormas-ormas Islam yang juga sudah sepakat mendukung koalisi KAMI ini, bahkan koalisi KAMI ini didukung pula oleh ormas-ormas dari agama lain yang sudah menghubungi Din Syamsuddin sebelumnya dan ikut hadir pada acara tersebut.

Tokoh-tokoh ormas yang hadir dalam deklarasi tersebut diantaranya Abdullah Hehamahua, M.S. Ka’ban, Syahganda Nainggolan, Prof. Anthony Kurniawan, Prof. Rohmat Wahab, Ahmad Yani, Adhie M. Massardi, Moh. Jumhur Hiayat, Ichsanudin Noorsy, Hatta Taliwang, Habib Muhsin Al Atas, Tamsil Linrung, Eko Suryo Santjojo, Prof. Chusnul Mariyah dan Sri Bintang Pamungkas.

Dalam kesempatan itu Said Didu menyoroti masalah-masalah yang terjadi di Indonesia pada saat ini, ia mengkritik kebijakan pemerintah di sektor BUMN. Dia berharap BUMN mampu menjadi penyelamat ekonomi bangsa, bukan dipergunakan untuk kepentingan para elit dan penguasa negeri.

Pada kesempatan yang sama Refly Harun pun menuturkan pendapatnya bahwa pembentukan KAMI dilakukan lantaran pemerintah sudah gagal memenuhi hak konstitusional rakyat, yaitu melindungi, mencerdaskan dan mensejahterakan bangsa.

Karena jika pemerintah tidak bisa menjalankan tugasnya, maka alternatif yang muncul adalah partisipasi masyarakat, memang terkadang penguasa atau pemerintah itu tidak mampu menjalankan tugasnya. Oleh karena itu maka munculah alternatif lain salah satunya partisipasi warga masyarakat termasuk salah satu contohnya yaitu pergerakan atau Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI).

 

 

Baca Juga:
Tryout Online Uji Kompetensi Nutrisionis: Persiapan Optimal Menuju Kesuksesan

Tryout Online Uji Kompetensi Nutrisionis: Persiapan Optimal Menuju Kesuksesan

Pendidikan      

20 Jun 2025 | 335 FDT


Dalam dunia kesehatan, profesi nutrisionis memegang peranan yang sangat penting. Untuk menjadi seorang nutrisionis profesional, salah satu langkah yang harus diambil adalah mengikuti uji ...

Mengenal Perbedaan Kafein Guarana dan Kopi untuk Energi Lebih Stabil

Mengenal Perbedaan Kafein Guarana dan Kopi untuk Energi Lebih Stabil

Tips      

30 Maret 2026 | 89 FDT


Banyak orang mengandalkan kopi sebagai sumber energi harian. Namun, ada alternatif alami lain yang mulai populer, yaitu guarana. Melalui artikel ...

Google

Daftar Program Pelatihan CPNS Favorit yang Selalu Penuh Peminat

Tips      

6 Apr 2025 | 517 FDT


Perekrutan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) selalu menjadi momen yang dinanti-nanti oleh banyak masyarakat Indonesia. Dengan peluang untuk berkarier di sektor publik, semakin banyak orang ...

Apa Itu TOBK? Pengalaman Siswa yang Berhasil Meningkatkan Skor Melalui TOBK

Apa Itu TOBK? Pengalaman Siswa yang Berhasil Meningkatkan Skor Melalui TOBK

Pendidikan      

18 Maret 2025 | 1779 FDT


Dalam dunia pendidikan, khususnya di Indonesia, semakin banyak siswa yang mempersiapkan diri untuk ujian masuk perguruan tinggi. Salah satu metode yang banyak digunakan untuk mengukur ...

Jenis Pakan umtuk Budidaya Ayam Petelur

Jenis Pakan umtuk Budidaya Ayam Petelur

Tips      

23 Feb 2025 | 969 FDT


Budidaya ayam petelur membutuhkan perhatian khusus dalam pemilihan pakan agar produksi telur tetap optimal. Misalnya seperti pakan ayam petelur umur 4 minggu. Pakan yang baik harus memenuhi ...

perbankan_syariah_s1_image

Biaya Pendidikan Kelas Regular dan Non Reguler Per Semester Sekitar 5 Juta Untuk Jurusan Perbankan Syariah Kuliah di Bandung

Pendidikan      

6 Jan 2026 | 770 FDT


Dewasa ini banyak pelajar di Indonesia menanyakan rincian biaya program Perbankan Syariah S1 guna menjawab tantangan ekonomi syariah global. Memahami rincian prospek perbankan syariah ...