RajaKomen
Sejumlah Tokoh Hadiri Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI)

Sejumlah Tokoh Hadiri Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI)

3 Agu 2020
2114x
Ditulis oleh : Writer

Mungkin terlaksananya Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) ini merupakan respon atau sikap para tokoh Nasional yang sudah mulai gerah melihat kondisi bangsa dibawah kepemimpinan pemerintahan Jokowi.

Dalam Deklarasi Koalisi Selamatkan Indonesia tersebut yang dilaksanakan pada hari Minggu 2 Agustus 2020 hadir sejumlah tokoh seperti Said Didu, Pakar Hukum Tata Negara Refly Harun, akademisi Rocky Gerung, hingga eks Ketum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin.

Menurut penuturan Din Syamsuddin koalisi ini adalah merupakan gerakan moral untuk menyelamatkan Indonesia yang di perkuat oleh berbagai tokoh Nasional. KAMI juga adalah sebuah gerakan moral yang menyangkut semua elemen-elemen dan komponen bangsa lintas agama, suku profesi, kepentingan politik kita bersatu, kita bersama-sama sebagai gerakan moral untuk selamatkan Indonesia.

Din Syamsuddin juga menjelaskan bahwa bukan hanya nama-nama diatas saja yang mendukung gerakan ini, masih banyak lagi tokoh-tokoh Nasional lainnya yang tidak sempat hadir pada hari Minggu tersebut. Diantaranya ada nama besar seperti Gatot Nurmantyo, Rachmawati Soekarno Putri hingga Rizal Ramli. Tokoh-tokoh tersebut kemungkinan akan hadir di acara KAMI selanjutnya.

Begitu juga dengan ormas-ormas Islam yang juga sudah sepakat mendukung koalisi KAMI ini, bahkan koalisi KAMI ini didukung pula oleh ormas-ormas dari agama lain yang sudah menghubungi Din Syamsuddin sebelumnya dan ikut hadir pada acara tersebut.

Tokoh-tokoh ormas yang hadir dalam deklarasi tersebut diantaranya Abdullah Hehamahua, M.S. Ka’ban, Syahganda Nainggolan, Prof. Anthony Kurniawan, Prof. Rohmat Wahab, Ahmad Yani, Adhie M. Massardi, Moh. Jumhur Hiayat, Ichsanudin Noorsy, Hatta Taliwang, Habib Muhsin Al Atas, Tamsil Linrung, Eko Suryo Santjojo, Prof. Chusnul Mariyah dan Sri Bintang Pamungkas.

Dalam kesempatan itu Said Didu menyoroti masalah-masalah yang terjadi di Indonesia pada saat ini, ia mengkritik kebijakan pemerintah di sektor BUMN. Dia berharap BUMN mampu menjadi penyelamat ekonomi bangsa, bukan dipergunakan untuk kepentingan para elit dan penguasa negeri.

Pada kesempatan yang sama Refly Harun pun menuturkan pendapatnya bahwa pembentukan KAMI dilakukan lantaran pemerintah sudah gagal memenuhi hak konstitusional rakyat, yaitu melindungi, mencerdaskan dan mensejahterakan bangsa.

Karena jika pemerintah tidak bisa menjalankan tugasnya, maka alternatif yang muncul adalah partisipasi masyarakat, memang terkadang penguasa atau pemerintah itu tidak mampu menjalankan tugasnya. Oleh karena itu maka munculah alternatif lain salah satunya partisipasi warga masyarakat termasuk salah satu contohnya yaitu pergerakan atau Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI).

 

 

Baca Juga:
Bagaimana Al-Quran Digital Membantu Generasi Muda Lebih Dekat dengan Islam?

Bagaimana Al-Quran Digital Membantu Generasi Muda Lebih Dekat dengan Islam?

Tips      

28 Maret 2025 | 366 FDT


Di era digital saat ini, teknologi telah mengubah banyak aspek kehidupan, termasuk cara umat Muslim mempelajari dan memahami ajaran Islam. Salah satu inovasi yang paling signifikan adalah ...

Mari Kita Buat Cumi Tumis Brokoli Untuk Hidangan Berbuka Puasa!

Mari Kita Buat Cumi Tumis Brokoli Untuk Hidangan Berbuka Puasa!

Kuliner      

16 Mei 2020 | 2113 Writer


Berbuka puasa, ini adalah momen yang dinantikan banyak orang yang berpuasa. Bukan hanya anak-anak yang menantikan momen ini, orang dewasa juga menantikan ketika adzan magrib berkumandang ...

Menggunakan Tren Challenge Agar Video Shorts YouTube Trending dengan Mudah

Menggunakan Tren Challenge Agar Video Shorts YouTube Trending dengan Mudah

Tips      

27 Maret 2025 | 602 FDT


Saat ini, YouTube Shorts telah menjadi salah satu platform yang paling diminati dalam dunia konten digital. Dengan format video yang singkat dan menarik, banyak kreator memanfaatkan ...

Makanan yang Sering Dijadikan Bekal Pejuang Indonesia saat Berperang

Makanan yang Sering Dijadikan Bekal Pejuang Indonesia saat Berperang

Nasional      

2 Sep 2020 | 2661 FDT


Pada zaman kolonial, para penduduk harus bertahan di tengah kurangnya pasokan makanan, termasuk pahlawan perang. Semua pertanian tanaman penjajah dieksploitasi dan harus mencari bahan ...

pesanten Al Masoem Bandung

Karir Beragam Lulusan Boarding School: Dari Dokter hingga Pengusaha

Pendidikan      

16 Agu 2024 | 719 FDT


Ketika berbicara tentang boarding school, Bandung merupakan salah satu kota yang terkenal dengan sekolah asrama unggulannya. Salah satu yang terkenal adalah Sekolah Asrama Al Masoem, sebuah ...

Konten Jadi Trending Menggunakan Jasa Like

Tingkatkan Interaksi TikTok Tanpa Ribet, Coba Jasa Like!

Tips      

10 Apr 2025 | 424 FDT


Dengan semakin populernya TikTok sebagai platform media sosial, menjadi cukup menantang untuk menarik perhatian pengguna lain dan meningkatkan visibilitas konten Anda. Dalam dunia yang ...