rajatv
Merayakan Hari Raya Idul Fitri di Masa Pandemi

Merayakan Hari Raya Idul Fitri di Masa Pandemi

20 Mei 2020
2235x
Ditulis oleh : Writer

Libur lebaran telah tiba, libur tahunan menjelang hari raya idul fitri kini sudah dimulai. Ini berlaku untuk para pelajar dan mahasiswa. Walaupun sekolah sudah dua bulan ini memang dilakukan dari rumah melalui belajar online, namun kali ini memang sudah tidak ada kegiatan belajar menjelang hari lebaran. Sedangkan untuk para pekerja, libur ini tergantung dengan kebijakan perusahaan masing-masing.

Lebaran sudah tinggal menghitung hari. Lebaran kali ini adalah lebaran yang luar biasa, lebaran yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Kalau kita coba lihat, lebaran memiliki berbagai tradisi ya. Mulai dari mudik, silaturahmi, berbagi THR (tunjangan hari raya), membuat kue lebaran, makan ketupat lebaran, takbiran keliling, membeli baju lebaran, dan tampaknya masih ada lagi tradisi-tradisi lainnya. Tradisi-tradisi ini bisa beragam tergantung daerahnya masing-masing. Tapi dari tradisi ini tampak benang merahnya. Ya, benang merahnya adalah kebersamaan. Rasanya hampir semua tradisi melibatkan bukan hanya diri sendiri, pasti ada orang lain dalam tradisi tersebut.

Tahun ini tampaknya akan ada berbagai penyesuaian dalam melakukan tradisi-tradisi tersebut. Seperti yang kita ketahui, di masa pandemi ini mudik masih belum diperbolehkan. Lantas bagaimana bisa bersilaturahmi? Silaturahmi tentulan tetap berjalan, namun kali ini kita menggunakan media online atau telepon. Voice call, video call, atau e-conference tampaknya akan menjadi banyak pilihan orang untuk saling bersilaturahmi di lebaran tahun ini. Tampaknya untuk lebaran kali ini perlu disiapkan anggaran untuk kuota internet dan pulsa telepon.

Membuat kue dan hidangan lebaran adalah tradisi yang aman masih bisa dilakukan. Hanya saja biasanya kita menyiapkan makanan ini untuk dimakan bersama-sama dengan kelaurga besar, kini tampaknya dinikmati oleh keluarga inti saja. Saling mengirimkan makanan mungkin bisa menjadi salah satu alternatif jika kalian ingin tetap bisa saling mencicipi makanan. Tapi pikirkan bagaimana cara mengirim makanan yang aman. Jika makanan kering sepeti kue lebaran mungkin masih bisa dikirim lewat berbagai jasa ekspedisi. Dengan catatan ini dilakukan sebelum lebaran tentunya, karena biasanya jasa eskpedisi juga ada libur lebarannya. Catatan tambahan lagi, perlu pengemasan yang super aman untuk mengirim kue lebaran yang mungkin sangan rentan terhadap bantingan atau goncangan. Kalau kalian berada di kota yang sama, bisa juga saling mengirim makanan menggunakan jasa kurir.

Berbagi THR adalah tradisi yang mengalami penyesuaian juga tampaknya. Mendapatkan uang THR secara langsung tampaknya belum bisa dilakukan seperti dulu. Bisa jadi kini acara bagi-bagi THR dilakukan melalui transfer online? Tapi tentunya ini tergantung kepada para pemberi THR-nya ya.

Ada tradisi yang disesuaikan, namun memang ada tradisi lebaran yang belum bisa kita lakukan di tahun ini. Tapi, terlepas dari itu semoga di hari lebaran ini kita memperoleh makna lebaran di hati kita masing-masing.

Berita Terkait
Baca Juga:
Pikat Perhatian Followers dengan Fitur Polling Instagram Terbaru

Pikat Perhatian Followers dengan Fitur Polling Instagram Terbaru

Tips      

23 Jul 2024 | 688 FDT


Fitur polling merupakan salah satu fitur yang paling diminati pengguna Instagram. Hal ini tidak hanya memberikan interaksi yang lebih aktif antara pengguna dan followers, tetapi juga ...

Jejak Karier Arsjad Rasjid di Dunia Bisnis dan Kepemimpinan

Jejak Karier Arsjad Rasjid di Dunia Bisnis dan Kepemimpinan

Nasional      

18 Feb 2026 | 386 FDT


Profil Singkat Arsjad RasjidArsjad Rasjid dikenal sebagai salah satu tokoh bisnis Indonesia yang memiliki pengaruh besar di sektor ekonomi dan kewirausahaan. Namanya semakin dikenal ...

Anies Baswedan dan PKS: Jejak Kolaborasi Kepemimpinan dan Strategi Politik

Anies Baswedan dan PKS: Jejak Kolaborasi Kepemimpinan dan Strategi Politik

Politik      

25 Jan 2026 | 150 FDT


Anies Rasyid Baswedan menempati posisi yang berbeda dalam lanskap politik Indonesia. Ia bukan figur yang dibentuk melalui jalur kaderisasi partai sejak muda, melainkan lahir dari dunia ...

Google

Panduan Belajar untuk Menghadapi SNBT2026: Materi yang Harus Dikuasai

Pendidikan      

2 Maret 2025 | 919 FDT


Menghadapi Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT) 2026 adalah tantangan yang memerlukan persiapan matang. Bagi para siswa yang ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi negeri, ...

bisnis tanpa biaya

Membangun Website Bisnis Tanpa Biaya: Strategi Efektif Untuk Sukses

Tips      

18 Mei 2025 | 372 FDT


Dalam era digital saat ini, memiliki website bisnis tanpa biaya bukanlah hal yang mustahil. Banyak pengusaha muda dan pemilik bisnis kecil yang mencari cara untuk mempromosikan produk atau ...

Jokowi dan Bansos Februari 2024 Rp 11.25 Triliun: Politik atau Kepedulian?

Jokowi dan Bansos Februari 2024 Rp 11.25 Triliun: Politik atau Kepedulian?

Politik      

30 Jan 2024 | 1378 FDT


Presiden Joko Widodo (Jokowi) baru-baru ini mengumumkan pemberian bantuan sosial (bansos) senilai Rp 11.25 triliun untuk 18.8 juta orang. Setiap penerima akan menerima Rp 600 ribu per bulan ...