MU
Tahun Ini KBRI Lebanon Gelar Halal Bihalal Idul Fitri Online

Tahun Ini KBRI Lebanon Gelar Halal Bihalal Idul Fitri Online

23 Mei 2020
1937x
Ditulis oleh : Writer

Di tengah kondisi pandemi yang entah kapan berakhirnya ini, membuat orang-orang melakukan interaksi atau hubungan sosial via online atau secara virtual. Hal ini juga dialami oleh Kantor Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Lebanon. Mereka akan menggelar acara halal bihalal secara online pada hari pertama Idul Fitri.

Hal ini dikonfirmasi oleh Pejabat Fungsi Penerangan Sosial dan Budaya KBRI Lebanon, Basyiruddin A. Hidayat, yang mengatakan acara halal bihalal secara online ini dilakukan karena adanya wabah virus Covid-19 dan patuh terhadap kebijakan pemerintah setempat. Nantinya halal bihalal ini akan dilakukan bersama seluruh komponen masyarakat Indonesia yang tinggal di Lebanon.

Yang mana saat ini jumlah WNI yang tinggal di Lebanon sebanyak 1.447 orang. 1.234 orang di antaranya merupakan anggota pasukan perdamaian di UNIFIL, 78 orang mahasiswa Indonesia yang kuliah di berbagai universitas Lebanon, dan 135 orang bekerja di sektor pemerintahan, organisasi internasional, dan sektor jasa, serta WNI yang menikah dengan orang asing.

Bentuk Silaturahmi dan Aktivitas Peribadahan WNI Muslim di Lebanon

Menurut Basyiruddin, warga WNI muslim yang menetap di Lebanon melakukan berbagai kegiatan silaturahmi untuk merayakan Idul Fitri dengan secara online, hal ini terkait protokol pencegahan penyebaran Covid-19.

Sementara itu, pemerintah Lebanon masih membuka tempat umum seperti masjid sebagai pelaksanaan salat Ied. Tentunya dengan tetap mengikuti protokol kesehatan seperti jaga jarak sosial atau social distancing.

Salat Ied ini akan digelar di Masjid Al Amin, salah satunya yang merupakan masjid negara di Kota Beirut. Basyiruddin menghimbau penyelenggaraan salat Ied ini tetap mengikuti protokol kesehatan selama masa pandemi Corona yang dibuat pemerintah dan telah disampaikan kepada pengurus masjid.

Adapun larangan untuk salat Ied di masjid ditujukan kepada warga yang berusia lanjut atau sedang sakit, agar tidak memicu hal-hal yang tidak diinginkan.

Baca Juga:
Tips Lolos SNBT: Menentukan Program Studi Sesuai Minat dan Kemampuan

Tips Lolos SNBT: Menentukan Program Studi Sesuai Minat dan Kemampuan

Pendidikan      

15 Apr 2025 | 420 FDT


Menyusuri jalur pendidikan tinggi di Indonesia, salah satu momen yang paling mendebarkan dan menentukan adalah pelaksanaan Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT). Pada tahap ini, calon ...

pesantren modern di bandung

Pentingnya Ekstrakurikuler untuk Masa Depan, Sekolah Ini Punya Solusinya!

Pendidikan      

25 Maret 2025 | 430 FDT


Di era yang semakin kompetitif ini, pendidikan formal saja tidak cukup untuk mempersiapkan anak-anak menghadapi tantangan masa depan. Dengan berbagai keterampilan yang harus dimiliki, ...

zakat maal harta

Hukum Zakat Penghasilan Kata Ustadz Adi Hidayat

Pendidikan      

19 Maret 2025 | 480 Writer


Ada perbedaan pendapat di kalangan ulama mengenai hukum zakat penghasilan atau biasa disebut zakat profesi. Sebelum memasuki hukum zakat penghasilan, mari pahami terkait definisinya. ...

Sosmed usaha sepatu handmade

Meningkatkan Popularitas Sepatu Handmade Melalui Sosmed

Tips      

4 Jun 2025 | 248 FDT


Dalam era digital saat ini, Sosmed usaha sepatu handmade menjadi salah satu cara yang paling efektif untuk meningkatkan eksposur dan penjualan produk. Bagi para pengrajin sepatu handmade, ...

Jenis Pakan umtuk Budidaya Ayam Petelur

Jenis Pakan umtuk Budidaya Ayam Petelur

Tips      

23 Feb 2025 | 719 FDT


Budidaya ayam petelur membutuhkan perhatian khusus dalam pemilihan pakan agar produksi telur tetap optimal. Misalnya seperti pakan ayam petelur umur 4 minggu. Pakan yang baik harus memenuhi ...

Malam Lailatul Qadar, Malam Istimewa di Bulan Ramadhan

Malam Lailatul Qadar, Malam Istimewa di Bulan Ramadhan

Tips      

19 Mei 2020 | 2332 Writer


Malam Lailatul Qadar, malam yang diburu oleh semua umat Muslim di seluruh dunia. Malam Lailatul Qadar ini terdapat di sepuluh malam terakhir  bulan Ramadhan. Mengapa sampai sebegitunya ...