
“Kalau nanti jalanan macet gimana?”
“Kalau besok ternyata ngga sukses presentasinya gimana?”
“Kalau ternyata dia ngga suka kue buatan aku gimana?”
“Aku mau sih terima kerjaan itu, tapi kalau nanti susah gimana?”
“Aku seneng dapat tawaran orderan banyak, tapi kalau ngga selesai gimana?”
Pertanyaan-pertanyaan tersebut mungkin sering muncul dalam pikiran kita atau mungkin terucap langsung. pertanyaan itu bisa muncul entah disadari atau pun tidak. Pernahkah kamu menyadari bahwa pertanyaan-pertanyaan tersebut tidaklah selalu benar? Ketika kamu berpikir jalanan macet, pada kenyataannya ternyata jalanan lancar. Kamu meragukan kemampuan presentasimu ternyata kenyataannya adalah kamu sukses. Dan coba ingat-ingat juga bagaimana rasanya ketika pertanyaan tersebut terlontar? Bahagia atau khawatirkan? Tentu rasanya kamu menjawab khawatir bukan?
Coba rasakan bedanya dengan kamu memikirkan, “Oke aku akan pergi lebih awal supaya tiba tepat waktu.”
“Akan berusaha agar presentasiku sukses.”
“Aku akan berusaha membuat kue ini menjadi lezat.”
“Aku akan menggunakan strategi agar orderan bisa tuntas tepat waktu.”
Tentu akan terasa beda dampak ketika engkau melontarkan pernyataan-pernyataan tipe ke dua ini dengan pertanyaan tipe awal di atas. Pernyataan tipe ke dua ini lebih dominan memberikan rasa optimis. Dan keoptimisan ini yang bisa menambah energimu dalam mengerjakan tugas ataupun aktifitasmu.
Kalaupun ya, ternyata pertanyaan-pertanyaan tipe pertamamu itu ternyata terbukti nyata, yakinlah bahwa kewajiban kita sebagai manusia adalah berusaha sebaik mungkin dan berhasil atau tidaknya adalah hak prerogatif dari Tuhan. Segala sesuatu yang terjadi dalam hidup kita tak lepas dari pengaturan Tuhan. Nikmati dan jalani episode ‘sekarangmu’ sebaik mungkin. Berfokus pada kekhawatiran mengenai kejadian-kejadian di masa depan bisa jadi malah membuatmu tidak bisa menikmati seutuhnya masa-masa ‘sekarang’-mu. Bersabarlah, kejadian-kejadian akan datang sesuai dengan masanya. Masa depan akan hadir setelah ada masa sekarang. Jalani masa sekarang sebaik mungkin, sebelum engkau menjalani masa depanmu dengan baik pula.
6. Tiga Wilayah Terdampak Bencana, Anies Baswedan Serukan Tindakan Cepat
13 Des 2025 | 76
FDT
Calon presiden sekaligus tokoh publik nasional, Anies Baswedan, menyerukan pentingnya penetapan status bencana nasional atas rangkaian bencana banjir dan longsor yang terjadi di Aceh, ...
Peran Penting siku.blksamarinda.id sebagai Sistem Pelatihan Kerja Digital Berbasis Kompetensi
24 Jul 2025 | 522
FDT
Di tengah cepatnya perkembangan teknologi dan persaingan dunia kerja yang semakin ketat, kebutuhan akan tenaga kerja yang kompeten menjadi sangat mendesak. Dalam menjawab tantangan ...
Fasilitas Berkuda di Pondok Pesantren Modern: Mendukung Minat dan Bakat Santri
19 Des 2024 | 517
FDT
Pondok pesantren modern Al Masoem di Bandung menawarkan fasilitas berkuda yang mendukung minat dan bakat para santri. Dengan berbagai kegiatan ekstrakurikuler yang menarik, pondok pesantren ...
Antonim Sukses: Memahami Makna dan Pentingnya Dalam Bahasa
13 Maret 2025 | 372
FDT
Dalam dunia yang penuh dengan berbagai tantangan dan pencapaian, kita sering mendengar kata "sukses." Namun, tidak banyak yang menyadari bahwa, untuk memahami sukses dengan lebih ...
Page One Google Bukan Mimpi: Ini Peran Backlink Berkualitas!
9 Mei 2025 | 307
FDT
Dalam dunia digital yang semakin kompetitif, mendapatkan posisi di halaman pertama hasil pencarian Google bukanlah hal yang mustahil. Salah satu strategi yang sangat efektif untuk mencapai ...
Kenapa Penjualan Kamu Stagnan? Jawaban Jujurnya Ada di Sini!
25 Des 2025 | 79 Writer
Banyak pelaku bisnis merasa sudah berjualan habis-habisan, promosi ke mana-mana, tapi hasilnya tetap begitu-begitu saja. Padahal, di era digital seperti sekarang, peluang untuk melejitkan ...