RajaKomen
Ayo, Semangat Menjalani Masa Sekarangmu (Dulu), Sebelum Menjalani Masa Depanmu!

Ayo, Semangat Menjalani Masa Sekarangmu (Dulu), Sebelum Menjalani Masa Depanmu!

22 Mei 2020
893x
Ditulis oleh : Writer

“Kalau nanti jalanan macet gimana?”

“Kalau besok ternyata ngga sukses presentasinya gimana?”

“Kalau ternyata dia ngga suka kue buatan aku gimana?”

“Aku mau sih terima kerjaan itu, tapi kalau nanti susah gimana?”

“Aku seneng dapat tawaran orderan banyak, tapi kalau ngga selesai gimana?”

Pertanyaan-pertanyaan tersebut mungkin sering muncul dalam pikiran kita atau mungkin terucap langsung. pertanyaan itu bisa muncul entah disadari atau pun tidak. Pernahkah kamu menyadari bahwa pertanyaan-pertanyaan tersebut tidaklah selalu benar? Ketika kamu berpikir jalanan macet, pada kenyataannya ternyata jalanan lancar. Kamu meragukan kemampuan presentasimu ternyata kenyataannya adalah kamu sukses. Dan coba ingat-ingat juga bagaimana rasanya ketika pertanyaan tersebut terlontar? Bahagia atau khawatirkan? Tentu rasanya kamu menjawab khawatir bukan?

 

Coba rasakan bedanya dengan kamu memikirkan, “Oke aku akan pergi lebih awal supaya tiba tepat waktu.”

“Akan berusaha agar presentasiku sukses.”

“Aku akan berusaha membuat kue ini menjadi lezat.”

“Aku akan menggunakan strategi agar orderan bisa tuntas tepat waktu.”

Tentu akan terasa beda dampak ketika engkau melontarkan pernyataan-pernyataan tipe ke dua ini dengan pertanyaan tipe awal di atas. Pernyataan tipe ke dua ini lebih dominan memberikan rasa optimis. Dan keoptimisan ini yang bisa menambah energimu dalam mengerjakan tugas ataupun aktifitasmu.  

 

Kalaupun ya, ternyata pertanyaan-pertanyaan tipe pertamamu itu ternyata terbukti nyata, yakinlah bahwa kewajiban kita sebagai manusia adalah berusaha sebaik mungkin dan berhasil atau tidaknya adalah hak prerogatif dari Tuhan. Segala sesuatu yang terjadi dalam hidup kita tak lepas dari pengaturan Tuhan. Nikmati dan jalani episode ‘sekarangmu’ sebaik mungkin. Berfokus pada kekhawatiran mengenai kejadian-kejadian di masa depan bisa jadi malah membuatmu tidak bisa menikmati seutuhnya masa-masa ‘sekarang’-mu. Bersabarlah, kejadian-kejadian akan datang sesuai dengan masanya. Masa depan akan hadir setelah ada masa sekarang. Jalani masa sekarang sebaik mungkin, sebelum engkau menjalani masa depanmu dengan baik pula.

Baca Juga:
Sejumlah Tokoh Hadiri Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI)

Sejumlah Tokoh Hadiri Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI)

Nasional      

3 Agu 2020 | 892 Writer


Mungkin terlaksananya Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) ini merupakan respon atau sikap para tokoh Nasional yang sudah mulai gerah melihat kondisi bangsa dibawah kepemimpinan ...

Ingin Memiliki Banyak Teman? Baca Tips Ini!

Ingin Memiliki Banyak Teman? Baca Tips Ini!

Tips      

16 Mei 2020 | 1029 Writer


Keluarga, ini adalah penyemangat kita dalam melakukan berbagai aktifitas kita. Ketika kita merasa lelah, jenuh, atau pun sedang diberi tantangan lebih oleh Allah keluarga adalah tempat kita ...

7 Cara Hemat Uang di Masa Pandemi Covid-19

7 Cara Hemat Uang di Masa Pandemi Covid-19

Tips      

7 Jun 2020 | 891 FDT


Masa pandemi Covid 19 masih belum berakhir, namun perekonomian masyarakat Indonesia sudah mulai melemah. Sudah saatnya Anda belajar cara hemat uang untuk bisa tetap memenuhi kebutuhan ...

Cara Baru Beriklan Dengan Aplikasi Soorvei

Cara Baru Beriklan Dengan Aplikasi Soorvei

Tips      

1 Okt 2020 | 734 FDT


Total belanja iklan nasional tahun 2018 mencapai 145T, sedangkan tahun 2019 mencapai 181T. Meskipun pada tahun 2020 belanja iklan dipastikan turun karena pandemic covid-19 menarik bahwa ...

Obat Herbal Untuk Mengusir Dahak Dan Batuk

Obat Herbal Untuk Mengusir Dahak Dan Batuk

Obat Herbal      

13 Sep 2019 | 1278 FDT


Obat Herbal Untuk Mengusir Dahak Dan Batuk - Batuk memang terbilang penyakit ringan tetapi sangat menganggu jika dibiarkan begitu saja. Terlebih lagi berbagai macam gejala yang ditimbulkan ...

Anies Menyoroti Perubahan Pendekatan dari Food Estate ke Contract Farming Dengan Tujuan Mendorong Desentralisasi

Anies Menyoroti Perubahan Pendekatan dari Food Estate ke Contract Farming Dengan Tujuan Mendorong Desentralisasi

Nasional      

5 Feb 2024 | 51 FDT


Calon presiden 2024 nomor urut satu, Anies Baswedan, telah mengumumkan agenda utamanya dalam sektor pangan, yakni membangun sistem contract farming di Indonesia. Contract farming, sebagai ...