
Jepang merupakan gudangnya produsen otomotif ternama dunia, yang selalu menghadirkan inovasi pada setiap produk terbarunya. Mengingat akan hal itu, maka tak heran juga jika kendaraan-kendaraan pabrikan Jepang mudah diterima oleh konsumen. Meski demikian, ternyata ada beberapa merk motor Jepang yang tidak laku di pasar Indonesia lho. Motor apa sajakah itu? Nah, biar kalian gak penasaran, mending kita simak saja langsung ulasan dibawah ini.
1. Honda Revo AT
Motor Jepang pertama yang gagal di pasar Indonesia, yaitu bernama Honda Revo AT yang menggunakan transmisi otomatis. Pada sektor dapur pacunya, ia mengusung mesin berkapasitas 110 cc dengan teknologi CV-matic. Dengan kata lain, Honda Revo AT ini sudah dilengkapi transmisi mirip motor-motor matic meskipun dalam bentuk jenis motor bebek. Namun sayangnya, Honda Revo AT bisa dibilang gagal di pasar otomotif tanah air. Tapi di Negara Thailand, justru Honda Revo AT ini laku keras lho.
2. Suzuki Arashi 125
Di lansir dari salah satu situs otomotif ternama Indonesia, Suzuki Arashi 125 mulai dirilis pada akhir Maret 2006 silam lalu. Acara launchingnya pun berlangsung di kota Jakarta dengan tagline “My Style”, atau yang lebih tepatnya lagi di Plaza Barat, Gelora Bung Karno pada tanggal 25 Maret 2006. Pasar Suzuki Arashi 125 bisa dibilang gagal, karena angka penjualannya yang tidak menunjukkan peningkatan secara signifikan.
3. Suzuki RK Cool 110
Suzuki RK Cool 110 mulai diperkenalkan di Indonesia pada tahun 2002 silam lalu, yang dibanderol dengan harga Rp 17,5 jutaan. Pada dasarnya, spesifikasi Suzuki RK Cool 110 secara keseluruhan tidaklah terlalu mengecewakan. Namun fakta di lapangan, ternyata penjualan Suzuki RK Cool 110 di Indonesia cenderung adem ayem.
4. Yamaha 125z R
Yamaha 125z R pertama kali dirilis di Indonesia pada tahun 2000an, yang tampilan bodinya hampir mirip dengan Kawasaki Blitz R. Kendati demikian, Yamaha 125z R ini memiliki spesifikasi mesin tertangguh di kelasnya lho. Dikarenakan kurang disukai oleh konsumen, namun Yamaha 125z R selalu menjadi andalan di arena drag bike nasional Indonesia.
5. Yamaha Force F1
Selain Yamaha 125z R, Yamaha Force F1 ini juga bisa dibilang sebagai salah satu produk Yamaha yang gagal di pasar Indonesia. Dari sisi desain, Yamaha Force F1 merupakan jenis motor bebek dengan mengusung bodi ramping dan aerodinamis. Tak hanya itu, terdapat juga perpaduan lampu utama dan sein yang tajam sehingga sangat menunjang saat berkendara di malam hari.
6. Yamaha Lexam
Masih seputar Yamaha, dimana Yamaha Lezam ini merupakan model bebek terbaru yang dirilis di Indonesia pada Oktober 2011 lalu. Motor bebek tersebut dibekali dengan YCAT (Yamaha compact automatic transmission), yang dapat memungkinkan kita untuk melakukan perjalanan yang lebih nyaman. Apalagi Yamaha Force F1 tampil dengan desain yang lebih fresh dan aerodinamis. Meski demikian, Yamaha Force F1 di pasar Indonesia tidak terlalu diminati oleh konsumen.
7. Yamaha Tiara J 120
Motor Jepang berikutnya yang gagal di pasar Indonesia, yakni bernama Yamaha Tiara J 120. Menurut kabar yang beredar, penjualan Yamaha Tiara J 120 di Indonesia kurang menjanjikan. Bahkan, bisa dibilang penjualannya itu cenderung lesu lho. Merasa Yamaha Tiara J 120 ini gagal di pasar Indonesia, akhirnya momen tersebut dimanfaatkan oleh Suzuki Fu yang ternyata sukses lho.
Jasa Viral Pemasaran: Analisis Tren Pasar untuk Mengidentifikasi Peluang Viral
22 Maret 2025 | 403
FDT
Dalam era digital yang semakin berkembang, pemasaran telah mengalami transformasi yang signifikan. Salah satu metode yang paling menonjol adalah pemanfaatan jasa viral untuk mempromosikan ...
Kelebihan The Southern Soul Network sebagai Radio Musik Soul Online
16 Feb 2026 | 28
FDT
Di tengah pesatnya perkembangan platform streaming musik, radio online tetap memiliki tempat tersendiri bagi penikmat musik sejati. Salah satu jaringan radio yang menonjol karena karakter ...
Fungsi dan Manfaat dlhdiy.id bagi Masyarakat
20 Sep 2025 | 265
FDT
Di era digital saat ini, layanan berbasis online menjadi kebutuhan yang sangat penting. Hampir semua instansi pemerintah telah menghadirkan portal resmi untuk memberikan informasi dan ...
Kegiatan Berkuda di Pondok Pesantren: Kombinasi Olahraga dan Sunnah
19 Des 2024 | 783
FDT
Kegiatan berkuda di pondok pesantren tidak hanya sekadar olahraga, tetapi juga mencerminkan kegiatan sunnah yang mendukung perkembangan karakter siswa. Di Pondok Pesantren Al Masoem, sebuah ...
Membangun Soft Skill yang Relevan untuk Menghadapi Revolusi Industri 4.0 di Bidang Agribisnis
16 Feb 2024 | 1589
FDT
Revolusi Industri 4.0 membawa perubahan mendasar dalam berbagai sektor, termasuk agribisnis. Mahasiswa Agribisnis perlu mempersiapkan diri dengan keterampilan yang tidak hanya mencakup ...
Jasa Renovasi Rumah yang Ramah Lansia: Modifikasi Interior untuk Kenyamanan
23 Apr 2025 | 383
FDT
Seiring bertambahnya usia, kebutuhan dan kenyamanan dalam sebuah rumah menjadi semakin penting, terutama bagi para lansia. Jasa Renovasi Rumah kini semakin banyak yang menawarkan layanan ...