rajaseo
Perlahan tapi pasti, kita akan kembali beraktifitas di luar rumah

Perlahan tapi pasti, kita akan kembali beraktifitas di luar rumah

9 Jun 2020
2237x
Ditulis oleh : FDT

Harta yang paling berharga adalah keluarga,sepenggal syair ini mengingatkan kita kembali akan pentingnya sebuah keluarga. Misalnya saja pada masa pandemi seperti ini, banyak orang yang terpaksa harus berjauhan dengan keluarganya demi kebaikan bersama. Bagi anda yang sedang merantau mau tidak mau anda tidak dapat kembali pulang ke rumah dan berkumpul bersama keluarga. Sementara yang sudah terlajur di rumah tidak bisa lagi merantau karena memang semuanya diharapkan untuk tidak bepergian.

Kondisi seperti ini tentu sangat berdampak pada pendapatan setiap keluarga. Ibarat buah simalakama, disaat pandemi seperti ini semuanya dihadapkan pada 2 pilihan. Tetap bertahan didalam rumah dengan resiko keungan yang semakin menipis bahkan bisa saja habis atau bekerja diluar rumah dengan resiko terpapar visur corona. Tidak ada pilihan yang tidak mengandung resiko.

Banyak sekali hal-hal yang berubah akibat adanya virus corona atau covid-19. Bahkan sudah banyak sekali aktivitas-aktvitas yang telah kita tinggalkan guna mempercepat pemutusan mata rantai penyebaran covid-19. Berikut beberapa aktivitas yang harus ditinggalkan saat covid-19 mulai menyerang:

Sekolah

Siapa yang tidak rindu dengan sekolah, dulu sebelum covid-19 menyerang sekolah merupakan aktivitas rutin yang dijalani anak-anak. Bangun pagi hari, mandi, sarapan dan pergi ke sekolah menjadi aktivitas rutin di pagi hari bagi anak-anak. Namun aktivitas ini terpaksa dihentikan sementara setelah adanya kasusu virus corona. Kini anak-anak harus belajar dari rumah dengan didampingi orangtua dan ketersediaan laptop/smartphon serta jaringan internet.

Bekerja

Rata-rata orang Indonesia merupakan pekerja yang melakukan aktivitas pekerjaannya diluar rumah seperti karyawan swasta, pengajar, pekerja serabutan, pedagang dan lain sebagainya yang memang selalu bekerja diluar rumah. Kini dengan adanya virus corona atau covid-19 semuanya dihimbau untuk bekerja dari rumah. Hal ini tentu tidak dapat dilakukan pada semua bidang pekerjaan.

Berlibur

Siapa yang tidak suka dengan liburan atau berlibur. Tentu semua orang suka dengan dua kata ini liburan atau berlibur, apalagi pada saat moment lebaran seperti sekarang ini biasanya banyak orang yang telah merencanakan akan liburan atau berlibur kemana. Bisa dikatakan lebaran menjadi moment spesial yang kurang lengkap bila tidak disisipi kegiatan liburan atau berlibur dengan berwisata ketempat-tempat yang menyegarkan pikiran dan mencairkan suasana. Kini liburan tinggal angan saja, karena pemerintah mengadakan penutupan tempat wisata dan himbauan agar seluruh masyarakat menunda kegiatan yang menciptakan kerumunan seperti berlibur atau berwisata.

Beribadah

Mungkin akan banyak orang yang berkomentar bahwa akivitas beribadah bisa dilakukan dengan mudah didalam rumah. Tapi tahukan anda bahwa ada aktivitas beribadah yang memang seharusnya dilakukan bersama-sama diluar rumah. Semenjak adanya kasusu positif covid-19 di Indonesia pemerintah memang mengeluarkan himbauan agar bersekolah dari rumah, bekerja dari rumah dan beribadah di rumah. Himbauan ini tidak salah, akan tetapi ada sesuatu yang terasa asing dan berbeda saat sholat jum’at di rumah, sholat tarawih dan sholat idul fitri di rumah. Tidak hanya bagi para pemeluk islam, bagi para pemeluk budha harus merelakan waisak di rumah, bagi pemeluk nasrani harus melakukan ibadah dalam rangka wafat dan kenaikan isa al-masih di rumah dan bagi para pemeluk agama hindu harus merelakan hari raya nyepi di rumah.

Itulah beberapa kegiatan yang mesti kita tinggalkan pada saat pandemi covid-19 menyerang. Memang tidak mudah meninggalkan kegiatan-kegiatan tersebut, tapi percayalah semuanya akan kembali normal jika virus corona telah pergi, jadi bersabralah.

Tunda segala aktivitas yang mengharuskan anda berada diluar rumah, hindari kerumunan, jaga jarak, cuci tangan sesering mungkin, gunakan masker saat berada diluar rumah dan yang paling penting tetap berfikir positif serta hindari kepanikan. Cepat lambatnya penangan virus corona bukan hanya tugas pemerintah dan rekan medis, covid-19 akan segera musnah bila kita mau bekerja sama untuk memutus mata rantai penularan covid-19. Perlahan tapi pasti, kita akan kembali beraktifitas diluar rumah.

Baca Juga:
Pendekatan Belajar Interdisipliner untuk Meningkatkan Hasil Ujian Masuk ITB

Pendekatan Belajar Interdisipliner untuk Meningkatkan Hasil Ujian Masuk ITB

Pendidikan      

10 Feb 2026 | 62 FDT


Pendekatan belajar interdisipliner ujian masuk ITB menjadi strategi efektif untuk menghadapi soal-soal yang menuntut integrasi beberapa konsep sekaligus. Ujian masuk ITB tidak hanya menguji ...

Opini Publik dan Etika Komunikasi: Tanggung Jawab dalam Berbicara

Opini Publik dan Etika Komunikasi: Tanggung Jawab dalam Berbicara

Pendidikan      

24 Feb 2025 | 504 FDT


Opini publik adalah pandangan atau pendapat masyarakat yang terbentuk berdasarkan informasi dan isu tertentu. Dalam kehidupan sehari-hari, opini publik memiliki pengaruh yang kuat, baik ...

Logo AI Praktis: Cara Efisien Menciptakan Logo Menarik Tanpa Keahlian Desain

Logo AI Praktis: Cara Efisien Menciptakan Logo Menarik Tanpa Keahlian Desain

Tips      

2 Jan 2026 | 100 FDT


Logo merupakan elemen visual yang sangat penting dalam membangun identitas sebuah brand. Melalui logo, sebuah bisnis dapat menyampaikan karakter, nilai, dan profesionalisme kepada target ...

gaya stylish dengan jejak karbon minim

Bisakah Tetap Stylish dengan Jejak Karbon Minim?

Fashion      

6 Jan 2026 | 85 Writer


Pernah gak sih kamu merasa pengen tampil stylish tapi di sisi lain juga kepikiran soal dampak lingkungan dari pakaian yang dipakai? Di era sekarang, pertanyaan itu makin sering muncul ...

Halo AI – AI Balas Chat Otomatis untuk UMKM: Solusi Cerdas, Hemat, dan Siap Closing 24/7

Halo AI – AI Balas Chat Otomatis untuk UMKM: Solusi Cerdas, Hemat, dan Siap Closing 24/7

Tips      

20 Okt 2025 | 430 FDT


Dalam dunia bisnis yang bergerak cepat, terutama di ranah digital, kecepatan respons terhadap pelanggan bukan lagi keunggulan tapi keharusan. Namun bagi pelaku UMKM, menyediakan customer ...

pesanten Al Masoem Bandung

Ekstrakurikuler Berkuda di Pesantren: Menyeimbangkan Spiritual dan Jasmani

Pendidikan      

19 Des 2024 | 768 FDT


Ekstrakurikuler berkuda di pesantren atau boarding school tingkat SMA telah menjadi pilihan yang populer di kalangan orangtua dan siswa. Salah satu boarding school terkemuka yang menawarkan ...