
Harta yang paling berharga adalah keluarga,sepenggal syair ini mengingatkan kita kembali akan pentingnya sebuah keluarga. Misalnya saja pada masa pandemi seperti ini, banyak orang yang terpaksa harus berjauhan dengan keluarganya demi kebaikan bersama. Bagi anda yang sedang merantau mau tidak mau anda tidak dapat kembali pulang ke rumah dan berkumpul bersama keluarga. Sementara yang sudah terlajur di rumah tidak bisa lagi merantau karena memang semuanya diharapkan untuk tidak bepergian.
Kondisi seperti ini tentu sangat berdampak pada pendapatan setiap keluarga. Ibarat buah simalakama, disaat pandemi seperti ini semuanya dihadapkan pada 2 pilihan. Tetap bertahan didalam rumah dengan resiko keungan yang semakin menipis bahkan bisa saja habis atau bekerja diluar rumah dengan resiko terpapar visur corona. Tidak ada pilihan yang tidak mengandung resiko.
Banyak sekali hal-hal yang berubah akibat adanya virus corona atau covid-19. Bahkan sudah banyak sekali aktivitas-aktvitas yang telah kita tinggalkan guna mempercepat pemutusan mata rantai penyebaran covid-19. Berikut beberapa aktivitas yang harus ditinggalkan saat covid-19 mulai menyerang:
Sekolah
Siapa yang tidak rindu dengan sekolah, dulu sebelum covid-19 menyerang sekolah merupakan aktivitas rutin yang dijalani anak-anak. Bangun pagi hari, mandi, sarapan dan pergi ke sekolah menjadi aktivitas rutin di pagi hari bagi anak-anak. Namun aktivitas ini terpaksa dihentikan sementara setelah adanya kasusu virus corona. Kini anak-anak harus belajar dari rumah dengan didampingi orangtua dan ketersediaan laptop/smartphon serta jaringan internet.
Bekerja
Rata-rata orang Indonesia merupakan pekerja yang melakukan aktivitas pekerjaannya diluar rumah seperti karyawan swasta, pengajar, pekerja serabutan, pedagang dan lain sebagainya yang memang selalu bekerja diluar rumah. Kini dengan adanya virus corona atau covid-19 semuanya dihimbau untuk bekerja dari rumah. Hal ini tentu tidak dapat dilakukan pada semua bidang pekerjaan.
Berlibur
Siapa yang tidak suka dengan liburan atau berlibur. Tentu semua orang suka dengan dua kata ini liburan atau berlibur, apalagi pada saat moment lebaran seperti sekarang ini biasanya banyak orang yang telah merencanakan akan liburan atau berlibur kemana. Bisa dikatakan lebaran menjadi moment spesial yang kurang lengkap bila tidak disisipi kegiatan liburan atau berlibur dengan berwisata ketempat-tempat yang menyegarkan pikiran dan mencairkan suasana. Kini liburan tinggal angan saja, karena pemerintah mengadakan penutupan tempat wisata dan himbauan agar seluruh masyarakat menunda kegiatan yang menciptakan kerumunan seperti berlibur atau berwisata.
Beribadah
Mungkin akan banyak orang yang berkomentar bahwa akivitas beribadah bisa dilakukan dengan mudah didalam rumah. Tapi tahukan anda bahwa ada aktivitas beribadah yang memang seharusnya dilakukan bersama-sama diluar rumah. Semenjak adanya kasusu positif covid-19 di Indonesia pemerintah memang mengeluarkan himbauan agar bersekolah dari rumah, bekerja dari rumah dan beribadah di rumah. Himbauan ini tidak salah, akan tetapi ada sesuatu yang terasa asing dan berbeda saat sholat jum’at di rumah, sholat tarawih dan sholat idul fitri di rumah. Tidak hanya bagi para pemeluk islam, bagi para pemeluk budha harus merelakan waisak di rumah, bagi pemeluk nasrani harus melakukan ibadah dalam rangka wafat dan kenaikan isa al-masih di rumah dan bagi para pemeluk agama hindu harus merelakan hari raya nyepi di rumah.
Itulah beberapa kegiatan yang mesti kita tinggalkan pada saat pandemi covid-19 menyerang. Memang tidak mudah meninggalkan kegiatan-kegiatan tersebut, tapi percayalah semuanya akan kembali normal jika virus corona telah pergi, jadi bersabralah.
Tunda segala aktivitas yang mengharuskan anda berada diluar rumah, hindari kerumunan, jaga jarak, cuci tangan sesering mungkin, gunakan masker saat berada diluar rumah dan yang paling penting tetap berfikir positif serta hindari kepanikan. Cepat lambatnya penangan virus corona bukan hanya tugas pemerintah dan rekan medis, covid-19 akan segera musnah bila kita mau bekerja sama untuk memutus mata rantai penularan covid-19. Perlahan tapi pasti, kita akan kembali beraktifitas diluar rumah.
Membangun Soft Skill yang Relevan untuk Menghadapi Revolusi Industri 4.0 di Bidang Agribisnis
16 Feb 2024 | 1560
FDT
Revolusi Industri 4.0 membawa perubahan mendasar dalam berbagai sektor, termasuk agribisnis. Mahasiswa Agribisnis perlu mempersiapkan diri dengan keterampilan yang tidak hanya mencakup ...
Ini Alasan Kenapa Ma'soem University Jadi Kampus Pilihan di Bandung
27 Sep 2024 | 622
FDT
Jika kamu sedang mencari kampus yang tidak hanya menawarkan pendidikan berkualitas, tetapi juga lingkungan yang nyaman dan fasilitas modern, Ma'soem University di Bandung patut ...
Belajar Online SMP vs Tatap Muka: Mana yang Lebih Efektif?
11 Maret 2025 | 419
FDT
Di era digital saat ini, pendidikan telah mengalami transformasi yang signifikan. Terutama di tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP), adanya pilihan antara belajar online dan sekolah tatap ...
Sistem Pembelajaran di STPN: Pengalaman Unik yang Tidak Tersedia di Tempat Lain
18 Apr 2025 | 446
FDT
Sistem Pembelajaran di STPN atau Sekolah Tinggi Penerbangan Nasional memang menawarkan pendekatan unik dalam dunia pendidikan tinggi di Indonesia. Berbeda dengan institusi lain, STPN ...
Jangan Sampai Gagal! Ini Kesalahan Umum Saat Tes Masuk ASN
3 Apr 2025 | 481
FDT
Menghadapi tes masuk ASN (Aparatur Sipil Negara) adalah langkah besar bagi banyak orang yang ingin mewujudkan impian menjadi pegawai negeri. Persaingan yang ketat dan persyaratan yang ketat ...
Agustiar Sabran: Gubernur Milenial yang Membawa Perubahan di Kalimantan Tengah
24 Jun 2025 | 320
FDT
Profil Gubernur Agustiar Sabran, Provinsi Kalimantan Tengah adalah topik yang menarik untuk dibahas. Agustiar Sabran merupakan sosok yang memiliki peran penting dalam memajukan daerah yang ...