rajabacklink
7 Cara Hemat Uang di Masa Pandemi Covid-19

7 Cara Hemat Uang di Masa Pandemi Covid-19

7 Jun 2020
2149x
Ditulis oleh : FDT

Masa pandemi Covid 19 masih belum berakhir, namun perekonomian masyarakat Indonesia sudah mulai melemah. Sudah saatnya Anda belajar cara hemat uang untuk bisa tetap memenuhi kebutuhan hidup. Sudah banyak para pekerja yang kehilangan pekerjaannya, bisnis di beberapa sekotr pun mulai meredup. Pendapatan yang berkurang bahkan tidak menentu harus segera ditindaklanjuti dengan berhemat.

Gaya hidup hedon yang menjadi sumber masalah pengeluaran berlebihan harus segera diperbaiki. Sebenarnya dengan adanya pembatasan berskala besar yang dicanangkan oleh pemerintah sudah cukup berperan besar untuk memangkas pengeluaran sehari-hari. Contohnya saja Anda tak perlu pergi ke pantai atau tempat rekreasi di akhir pekan. Tak perlu juga mengeluarkan uang untuk sekedar hangout bersama teman.

Cara Hemat Uang di Masa Pandemi Covid-19

Namun cara hemat uang juga dipengaruhi oleh beberapa faktor lainya. Ingin tetap hemat di masa pandemi? Yuk cek cara berikut ini.

1. Mengalokasikan Pengeluaran Hanya untuk Kebutuhan Pokok

Perencanaan adalah yang terpenting dalam mengelola uang. Apalagi ketika pemasukan yang sudah mulai berkurang. Anda harus mengalokasikan semua pengeluaran hanya pada kebutuhan pokok saja. Buatlah catatan pada awal bulan setelah mendapatkan gaji atau pemasukan apa saja barang pokok yang harus dipenuhi selama satu bulan ke depan. Pada saat berbelanja, hanya beli barang-barang yang sudah dicatat.

2. Membawa Uang Secukupnya Saat Berbelanja

Ketika berbelanja kebutuhan pokok, perkirakan juga berapa uang yang akan dikeluarkan. Bawalah uang cash hanya sesuai dengan perkiraan belanja saja jangan berlebih. Jika perlu jangan bawa kartu kredit, karena hanya akan membuat Anda berhutang. Membawa uang yang cukup memiliki peranan besar dalam memangkas pengeluaran.

3. Kurang atau Hilangkan Kebiasaan Berbelanja Baju Online

Bagi para wanita, pengeluaran terbesar paling banyak adalah membeli barang untuk mempercantik diri. Cobalah tanyakan kepada diri sendiri, apakah barang yang hendak Anda beli tersebut penting? Anda tak akan datang acara resepsi, hangout atau ulang tahun. Jadi Anda tak membutuhkan pakaian atau perhiasan baru. Adanya toko online mempermudah berbelanja tanpa harus keluar rumah, tapi kemudahan ini juga akan menjadi bumerang jika Anda tidak bisa membatasi diri.

4. Sisihkan untuk Menabung

Jangan lupa menabung sangatlah penting di masa sulit seperti ini. Anda harus tetap membagi uang belanja kebutuhan pokok dan juga menabung. Mungkin jumlahnya lebih sedikit daripada dahulu, tapi tetap biasakanlah kebiasaan baik ini. Nantinya saat perekonomian mulai membaik, Anda tidak akan lupa kebiasaan menabung. Sedangkan jika yang terjadi adalah ekonomi semakin memburuk, Anda masih memiliki tabungan yang bisa dipergunakan.

5. Jangan Membeli Hiburan yang Mahal

Bosan karena harus selalu di rumah dan tidak ada aktivitas liburan di luar ruangan pastinya akan mendorong Anda memiliki keinginan untuk mencari hiburan di dalam rumah. Saat ini sangat banyak hiburan yang bisa dibeli untuk dilakukan di rumah seperti membeli fitur-fitur dalam gam atau berlangganan aplikasi menonton film yang harganya mahal. Hiburan tidak selalu harus dibeli dengan uang dan harganya mahal. Anda bisa mencari hiburan dengan menekuni hobi di rumah. Misalnya saja berolahraga seperti senam atau berkebun yang tidak mahal tetapi juga bagus untuk kesehatan.

6. Hindari Membuat Kartu Kredit

Tawaran pembuatan kartu kredit memang sangat menggiurkan, tapi apakah Anda benar-benar membutuhkannya? Cobalah untuk menelaah kembali fungsi kedepannya jika Anda membuat kartu kredit. Anda mungkin memang lebih mudah berbelanja, tapi ingat bahwa kartu kredit nantinya harus dibayar dengan bunga.

7. Mencari Penghasilan Tambahan

Anda bisa berhemat sekaligus mendapatkan pemasukan tambahan walaupun nilainya tidak sebesar gaji. Tapi kini dengan bekerja di rumah, Anda memiliki lebih banyak waktu luang yang tidak dihabiskan di jalan. Waktu ini bisa dimanfaatkan untuk mencari pekerjaan sampingan seperti berjualan online untuk mendapat penghasilan tambahan.

Nah, apakah Anda sudah menjalankan ketujuh cara hemat uang di atas? Jika belum, yuk mulai dari sekarang. 

Sumber : smart-money.co

 

Berita Terkait
Baca Juga:
Pesantren Al Masoem

Keunggulan Boarding School Al Masoem di Bandung

Pendidikan      

17 Mei 2024 | 1161 FDT


Boarding school atau sekolah asrama semakin populer di kalangan orangtua yang mencari pendidikan yang komprehensif dan mendalam bagi anak-anak mereka. Salah satu boarding school yang ...

Meningkatkan Jumlah Pengunjung Menggunakan Jasa View

Jasa View Aplikasi: Bantu Aplikasi Anda Tampil Lebih Menonjol

Tips      

15 Apr 2025 | 398 FDT


Dalam era digital yang serba cepat seperti sekarang, memiliki aplikasi yang menarik dan fungsional bukanlah satu-satunya faktor yang menjamin kesuksesan. Untuk memastikan aplikasi Anda ...

Sertifikat Halal Dorong Produk RI Lebih Kompetitif di Pasar Ekspor

Sertifikat Halal Dorong Produk RI Lebih Kompetitif di Pasar Ekspor

Nasional      

17 Des 2025 | 138 FDT


Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), Babe Haikal atau Haikal Hassan, menegaskan bahwa sertifikat halal terbukti mampu meningkatkan daya saing ekspor produk Indonesia di ...

Basuki Setianugroho Penipu

Basuki Setianugroho Penipu

Nasional      

22 Des 2020 | 2312 Writer


...

Tips Ampuh Menghilangkan Noda Makanan Pada Jilbab Bahan Chiffon

Tips Ampuh Menghilangkan Noda Makanan Pada Jilbab Bahan Chiffon

Fashion      

8 Feb 2020 | 2121 FDT


Salah satu jenis kerudung yang paling banyak dimiliki oleh hijabers mungkin adalah jilbab dari bahan chiffon. Kerudung ini biasanya tampil dengan bentuk segiempat namun juga dalam bentuk ...

Anies Baswedan, Konsistensi Partai, dan Masa Depan Elektoral PKS

Anies Baswedan, Konsistensi Partai, dan Masa Depan Elektoral PKS

Politik      

24 Jan 2026 | 136 FDT


Politik adalah ruang yang sangat sensitif terhadap persepsi. Sekali pemilih merasa arah dukungan dibelokkan dari ekspektasi mereka, dampaknya tidak berhenti pada satu kontestasi. Bagi ...