
Banyak yang mengatakan bahwa generasi milenial adalah generasi yang boros dibandingkan dengan generasi-generasi sebelumnya. Disebutkan jika generasi milineal menghabiskan uang untuk hal-hal yang tidak terlalu penting. Setiap orang memiliki standar masing-masing soal hal-hal yang dianggap perlu atau tidak. Mungkin kamu bisa membayangkan, jika seandainya kamu tidak membeli hal-hal tersebut, kamu bisa menggunakan uang tersebut untuk keperluan yang lebih penting atau untuk menabung. Dan yang lebih baik lagi uang tersebut digunakan untuk berinvestasi sehingga uang jadi bertambah.
Perilaku gaya hidup seperti apa saja yang berpotensi sekali membuat boros. Berikut ini beberapa hal yang membuat generasi milineal cenderung berperilaku boros;
Sering Ganti-ganti Smartphone
Di era digital seperti sekarang ini smartphone tidak bisa dilepaskan begitu saja. Tetapi bukan berarti kamu harus selalu ganti smartphone setiap kali keluar versi terbarunya. Tidak dapat dipungkiri versi terbaru smartphone pastinya memiliki fitur-fitur yang lebih lengkap dan lebih canggih. Tapi coba kamu pikirkan, apakah kamu akan menggunakan semua fitur-fitur tersebut? Apalagi harga smartphone tidaklah murah, bahkan ada yang harganya lebih dari 10 juta. Daripada kamu mengeluarkan uang sebanyak itu untuk sebuah smartphone yang fiturnya tidak kamu gunakan semuanya, kenapa tidak menggunakan smartphone yang sudah ada saja dulu? Lagipula selama smartphone tersebut masih bisa digunakan untuk internetan, kamu tidak perlu ganti smartphone.
Memakai Paket Data Unlimited
Di era digital seperti sekarang ini. Internet sangat dibutuhkan. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut banyk generasi milineal yang membekali smartphonenya dengan menggunakan paket data unlimited. Memang sekarang para provider berlomba-lomba menawarkan paket data dengan harga bersaing. Meskipun begitu jangan tergiur dalam membelinya. Perlu diingat juga bahwa sekarang ini hampir setiap tempat seperti kantor, kafe menyediakan fasilitas Wi-Fi. Jadi sebaiknya belilah paket data sesuai dengan kebutuhan untuk menghemat pengeluaran kamu. Karena sayang juga kalu kamu sudah membeli paket data unlimited tetapi kamu jarang menggunakannya.
Beli Es Kopi Kekinian
Gaya hidup generasi milineal seperti sekarang ini karena banyaknya kafe-kafe tempat nongkrong untuk hanya sekedar minum kopi menjamur dimana-mana. Apalagi sekarang sudah ada online food delivery. Jadi apabila tidak bisa keluar kantor buat ngafe pun kamu masih bisa menikmati es kpi favorit kamu. Dan tanpa disadari hal ini dapat membuat kamu boros. Misal satu gelas es kopi seharga Rp20.000 hingga Rp40.000. Coba bayangkan kalau dalam satu minggu saja kamu tiga sampai empat kali membeli es kopi, dalam sebulan kamu sudah menghabiskan uang Rp 240.000 hingga Rp 600.000 hanya untuk membeli es kopi.
Koleksi Sneakers
Sebagai bagian dari generasi milineal yang modern, tentunya kamu harus tampil keren dan fashionable. Dan salah satu fashion yang bisa menunjang penampilan adalah sneakers. Wajar jika banyak milineal yang gemar mengoleksi sepatu sneakers. Apalagi tiap brand memiliki ciri khas sneakers yang begitu menarik. Belum lagi kalau brand bekerjasama dengan publik figur untuk memproduksi sneakers limited collection. Sebenarnya kalau hanya membeli 1 atau 2 pasang sneakers tidak masalah, tetapi jangan memaksakan diri membeli yang terbaru apabila memang belum ada budget untuk membelinya. Utamakan dahulu kebutuhan yang paling penting. Jangan sampai menjadi boros hanya karena ingin mengoleksi sneakers sehingga mengabaikan hal yang lebih penting.
Belanja barang Branded Berlebihan
Ada beberapa beberapa orang yang berbelanja barang branded untuk memberi penghargaan kepada diri sendiri. Dan sebenarnya tidak ada yang salah dengan gaya hidup milineal tersebut, tetapi alangkah baiknya untuk tidak berlebihan. Jika belum ada uang untuk membeli barang branded, janga memaksakan diri apalagi sampai berhutang untuk membeli barang tersebut.
Tentunya tidak ada yang salah dari memberi penghargaan untuk diri sendiri dengan hal-hal yang kamu senangi seperti membeli hal-hal diatas. Tetapi jangan sampai berlebihan melakukannya
Strategi Link Building 2026: SEO Terbaru Mengikuti Algoritma Google 2026
17 Des 2025 | 124
FDT
Memasuki tahun 2026, dunia SEO mengalami perubahan signifikan yang menuntut strategi lebih adaptif, berkelanjutan, dan berbasis kualitas. Optimasi mesin pencari tidak lagi hanya ...
Ayo, Membuat Opor Ayam Suwir untuk Hidangan Istimewa Saat Idul Ftri!
15 Mei 2020 | 2480 Writer
Lebaran atau Hari Raya Idul Fitri sebentar lagi akan tiba. Hari kemenangan bagi umat Muslim, hari di mana orang-orang saling bersilaturahmi, hari di mana orang-orang bersuka cita. Hari-hari ...
Strategi Efektif dalam Meningkatkan Visibilitas: Promosi Website Melalui Forum
17 Mei 2025 | 427
FDT
Promosi website melalui forum telah menjadi salah satu strategi yang efektif bagi para pemilik bisnis online untuk meningkatkan visibilitas dan interaksi dengan audiens. Forum memberikan ...
Inovasi Kreatif dalam Meningkatkan Nilai Jual Produk Homemade Laris
26 Apr 2025 | 353
FDT
Di era digital saat ini, banyak orang berlomba-lomba untuk menciptakan Produk Homemade Laris yang dapat menarik perhatian konsumen. Memanfaatkan bahan-bahan lokal dan teknik pembuatan yang ...
Perbedaan Jurusan Psikologi S1 dan Profesi Psikolog: Jangan Sampai Salah Pilih!
18 Maret 2025 | 738
FDT
Memilih jurusan kuliah adalah keputusan penting yang dapat memengaruhi karier masa depan. Salah satu jurusan yang semakin dikenal dan diminati adalah Jurusan Psikologi. Namun, banyak calon ...
Strategi Efektif Mengembangkan Konten Video Pendek sebagai Media Peningkat Brand Awareness
29 Des 2025 | 170
FDT
Perkembangan dunia digital menuntut brand untuk terus menyesuaikan cara berkomunikasi dengan audiens. Saat ini, perhatian konsumen semakin terbatas dan mereka cenderung memilih konten yang ...