rajabacklink
Jokowi dan Bansos Februari 2024 Rp 11.25 Triliun: Politik atau Kepedulian?

Jokowi dan Bansos Februari 2024 Rp 11.25 Triliun: Politik atau Kepedulian?

30 Jan 2024
27x
Ditulis oleh : FDT

Presiden Joko Widodo (Jokowi) baru-baru ini mengumumkan pemberian bantuan sosial (bansos) senilai Rp 11.25 triliun untuk 18.8 juta orang. Setiap penerima akan menerima Rp 600 ribu per bulan selama Februari 2024, Maret 2024, dan Mei 2024. Namun, keputusan ini menimbulkan pro dan kontra di kalangan masyarakat. Beberapa menyambut baik sementara yang lain menilai ini sebagai strategi politik menjelang pemilihan presiden.

Dalam melakukan pemberian bansos ini, Jokowi dihadapkan pada berbagai pertanyaan, terutama terkait dengan waktu pemberiannya. Mengapa bansos ini diberikan di awal Februari 2024? 14 hari sebelum pemilu, yang mana bisa dianggap sebagai momen yang strategis menjelang pemilihan presiden? Banyak yang berspekulasi bahwa langkah ini diambil untuk mendapatkan dukungan politik dari rakyat yang menerima bansos. Di sini, muncul kata kunci 'Jokowi ingin berkuasa lebih lama' yang menjadi perhatian banyak pihak.

Penentuan waktu yang 'tepat' ini pun dipandang beberapa kalangan sebagai upaya kampanye politik Jokowi untuk mendukung keinginannya agar anaknya, Gibran Rakabuming Raka, dapat menjadi wakil presiden. Namun, ini juga menimbulkan pertanyaan moral. Apakah pemberian bansos seharusnya dijadikan sebagai alat untuk mencapai kepentingan politik tertentu? Apakah hal ini adalah bentuk nyata dari kepedulian pemerintah yang seharusnya?

Perlu dicatat bahwa pemberian bansos yang bersifat rutin seharusnya bukan digunakan sebagai instrumen kampanye politik. Sebagai gantinya, bansos seharusnya diberikan sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap rakyatnya yang sedang mengalami kesulitan ekonomi.

Kemudian, muncul juga kata kunci 'Jokowi tidak mau cuti jadi presiden tapi mau kampanye' yang terkait dengan keputusan Jokowi untuk tetap aktif di kancah politik. Jokowi sebelumnya telah menunjukkan ketidakberpihakan terhadap rencana cuti jabatan sebagai presiden selama masa kampanye, melainkan ingin tetap menjadi presiden aktif yang sekaligus menjalankan kampanye politik. Hal ini pun menimbulkan pertanyaan, apakah pemimpin seharusnya fokus pada tugasnya untuk memimpin negara atau justru terlibat aktif dalam kampanye politik?

Sebagai masyarakat, kita seharusnya tidak hanya melihat hal ini dari satu sisi. Meskipun kekhawatiran mengenai kepentingan politik dalam pemberian bansos tidak dapat diabaikan, namun perlu diingat bahwa pandemi telah membawa dampak ekonomi yang signifikan bagi sebagian besar masyarakat. Bantuan sosial dalam bentuk apapun diharapkan bisa memberikan bantuan yang nyata bagi mereka yang membutuhkan.

Dalam hal ini, peran masyarakat dalam memantau pemberian bansos dan mengkritisi segala tindakan politik yang cenderung menyalahgunakan kebijakan untuk kepentingan pribadi atau kelompok sangatlah penting. Kita sebagai rakyat seharusnya memastikan bahwa keputusan pemerintah benar-benar diambil demi kepentingan rakyat dan bukan semata-mata untuk kepentingan politik pribadi.

Maka dari itu, alangkah baiknya jika pemerintah juga memberikan transparansi mengenai alasan di balik keputusan pemberian bansos ini. Menjadi tugas kita sebagai masyarakat untuk tidak hanya menerima informasi tanpa kritis, namun juga memastikan bahwa kebijakan yang diambil pemerintah benar-benar berkaitan dengan kebutuhan masyarakat dan bukan sekadar instrumen politik belaka.

Berita Terkait
Baca Juga:
Bingung Memilih Hewan untuk Kau Pelihara di Rumah?

Bingung Memilih Hewan untuk Kau Pelihara di Rumah?

Tips      

17 Mei 2020 | 886 Writer


Menghabiskan waktu bersama dengan hewan peliharaan, ternyata bisa menjadi hiburan dan relaksasi bagi kita yang disibukkan dengan aktifitas keseharian. Berinteraksi bersama dengan hewan ...

Kelebihan Menggunakan Jasa Sewa Mobil Hiace Malang di Erctrans

Kelebihan Menggunakan Jasa Sewa Mobil Hiace Malang di Erctrans

Pariwisata      

10 Mei 2021 | 859 FDT


Saat yang menjadi sangat menyenangkan adalah pada saat menghabiskan liburan ataupun mudik Bersama keluarga. Akan tetapi terdapat beberapa kendala yang seringkali dialami banyak orang adalah ...

Konten Trending atau Konten Evergreen yang Lebih Efektif Untuk Meningkatkan Traffic Website

Konten Trending atau Konten Evergreen yang Lebih Efektif Untuk Meningkatkan Traffic Website

Tips      

17 Maret 2022 | 760 FDT


Bagi pembuat konten marketing konten evergreen dan konten trending adalah dua hal yang dapat menimbulkan dilema. Hal ini dikarenakan keduanya sama-sama memiliki keunggulan. Ada beberapa ...

Menyikapi Perbedaan Pendapat dalam Keluarga Besar

Menyikapi Perbedaan Pendapat dalam Keluarga Besar

Tips      

22 Mei 2020 | 911 Writer


Ramadhan dan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) dua hal yang berbarengan terjadi di tahun 2020 ini. Sebenarnya PSBB sudah dimulai dari beberapa waktu sebelum datangnya bulan Ramadhan, ...

pesantren Al Masoem

Fungsi Wali Kelas Selain Pengganti Orang Tua di Sekolah

Pendidikan      

26 Jan 2024 | 29 FDT


Wali kelas adalah guru yang ditugaskan untuk bertanggung jawab atas satu kelas tertentu. Wali kelas memiliki peran yang penting dalam proses pendidikan di sekolah. Wali kelas memiliki ...

Tips Mendapatkan Kulit Wajah Halus Dan Lembab Dengan Masker Wajah Bahan Alami

Tips Mendapatkan Kulit Wajah Halus Dan Lembab Dengan Masker Wajah Bahan Alami

Kecantikan      

18 Jun 2020 | 898 FDT


Sekarang ada banyak banget masker wajah yang dijual di toko. Tapi kamu tetap bisa membuat masker wajah sendiri yang bebas dari bahan kimia. Seperti pengawet, pewarna dan pewangi. Masker ...