RajaKomen
PLN Katakan Anomali Saat Terjadi Lonjakan Listrik di Lebaran Ini? Simak Selengkapnya

PLN Katakan Anomali Saat Terjadi Lonjakan Listrik di Lebaran Ini? Simak Selengkapnya

23 Mei 2020
2161x
Ditulis oleh : Writer

Kebutuhan masyarakat saat momen lebaran memang tak jauh dari kebutuhan listrik, apalagi saat pandemi ini semua orang cenderung di rumah saja. Tentu pemakaian listrik bisa saja meningkat.

Hal ini juga sempat diprediksi oleh PT PLN Persero yang mana pemakaian listrik di area Jakarta pada Lebaran 1441 Hijriah meningkat 30,31 persen dibanding tahun lalu. Lonjakan beban listrik ini terjadi karena masyarakat cenderung di rumah saja dan tidak melakukan aktivitas mudik ke rumah halamannya.

Memang, pada musim lebaran sebelumnya, aktivitas kota Jakarta menurun karena sebagian besar kaum urban kembali ke halaman asalnya untuk merayakan lebaran bersama keluarga.

Sementara itu, General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya, Doddy B. Pangaribuan, mengungkapkan bahwa fenomena ini tidak biasa. Ini tidak seperti pada umumnya, karena di masa lebaran penggunaan setrum di Jakarta justru menurun.

Pada konferensi virtual, Jumat (22/5/2020), Doddy mengatakan bahwa ini anomali. Karena biasanya 50 persen konsumsi listrik akan menurun. Hal ini disebabkan orang-orang pada mudik, kantor tutup, pabrik tutup, dan lain sebagainya.

Beban Puncak selama Hari H Idul Fitri

Melihat kondisi seperti sekarang ini, pihak PLN memproyeksikan beban puncak selama hari H perayaan Idul Fitri mencapai 3.508,31 MW. Angka ini hampir serupa dengan beban puncak Jakarta saat akhir pekan selama pandemi.

Pihak PLN juga akan menambah personel lapangan menjadi 2.688 orang guna menjamin pasokan listrik aman. Sehingga tidak terjadi pemadaman selama lebaran nanti.

Tak hanya itu saja, PLN juga bersiaga dengan peralatan pendukung untuk mengawal pasokan hingga kendala kelistrikan. Hal ini dilakukan PLN di Masjid Istiqlal pada 19 Mei silam, 35 rumah sakit rujukan covid-19, dan 3 lembaga non-rumah sakit.

Dari situlah, akhirnya Doddy memastikan pasokan listrik di area Jakarta akan aman. Karena perkiraan beban puncak saat Idul Fitri berada di bawah daya mampu pembangkit Jakarta. Pihaknya memastikan akan bersiaga sejak H-7 hingga H+ lebaran.

Jadi, buat kamu yang masih berdiam diri di Jakarta, kebutuhan listrik akan selalu aman, dan kamu bisa beraktivitas dengan nyaman selama di rumah saja.

Berita Terkait
Baca Juga:
Peluang Baru Bisnis Kecil di Era Digital Bersama Halo AI  AI Sales UMKM

Peluang Baru Bisnis Kecil di Era Digital Bersama Halo AI AI Sales UMKM

Tips      

10 Nov 2025 | 151 FDT


Di era digital, cara bisnis berinteraksi dengan pelanggan berubah drastis. Pelanggan kini mengharapkan respons cepat, transaksi mudah, dan pengalaman yang personal. Namun, bagi pelaku usaha ...

SEO

Meningkatkan UX = Meningkatkan Peringkat SEO? Ini Faktanya!

Tips      

14 Mei 2025 | 304 FDT


Di era digital saat ini, pentingnya pengalaman pengguna (user experience atau UX) dalam menentukan kesuksesan sebuah situs web tak bisa diabaikan. Banyak pemilik situs web yang mengabaikan ...

Jasa vote aktif

Studi Kasus: Perbedaan Mencolok Hasil Kontes dengan dan Tanpa Jasa Vote Aktif

Tips      

25 Apr 2025 | 293 FDT


Dalam dunia kompetisi online, terutama yang melibatkan kontes voting, strategi untuk mendapatkan suara menjadi semakin penting. Salah satu cara yang sering digunakan adalah melalui jasa ...

pesanten Al Masoem Bandung

Ekstrakurikuler Berkuda: Tradisi Islami yang Tetap Relevan di Era Modern

Pendidikan      

19 Des 2024 | 434 FDT


Ekstrakurikuler berkuda merupakan kegiatan yang telah lama menjadi bagian dari tradisi Islami. Dalam konteks pendidikan modern, boarding school tingkat SMA turut menjadikan kegiatan berkuda ...

PKN STAN

Latihan Soal PKN STAN dalam Format CBT untuk Persiapan Ujian Asli

Pendidikan      

25 Apr 2025 | 386 FDT


Menghadapi ujian PKN STAN (Politeknik Keuangan Negara STAN) merupakan tantangan yang tidak bisa dianggap remeh. Bagi para calon mahasiswa yang ingin berkarir di bidang keuangan dan ...

Menolak Keras Kandidat yang Diduga Nepotisme: Memperingati 25 Tahun Reformasi

Menolak Keras Kandidat yang Diduga Nepotisme: Memperingati 25 Tahun Reformasi

Politik      

10 Feb 2024 | 1231 Writer


Januari lalu, gugatan terhadap Presiden Joko Widodo dengan klasifikasi perkara Perbuatan Melawan Hukum (PMH) terdaftar di Kepaniteraan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta dengan ...