MU
pesantren Al Masoem

Cara Sekolah Menyikapi Siswa yang Kurang Secara Akademis

22 Des 2023
84x
Ditulis oleh : FDT

Setiap siswa memiliki kemampuan belajar yang berbeda-beda. Ada siswa yang memiliki kemampuan belajar yang tinggi, ada pula siswa yang memiliki kemampuan belajar yang rendah. Siswa yang memiliki kemampuan belajar rendah biasanya disebut sebagai siswa yang kurang secara akademis.

Cara Sekolah Menyikapi Siswa yang Kurang Secara Akademis

Sekolah memiliki peran penting dalam membantu siswa yang kurang secara akademis. Sekolah harus dapat memberikan dukungan dan bimbingan yang tepat bagi siswa-siswa tersebut agar dapat meningkatkan kemampuan belajar mereka.

Berikut adalah beberapa cara yang dapat dilakukan oleh sekolah untuk menyikapi siswa yang kurang secara akademis:

Identifikasi penyebab kesulitan belajar

Langkah pertama yang harus dilakukan oleh sekolah adalah mengidentifikasi penyebab kesulitan belajar siswa. Penyebab kesulitan belajar siswa dapat bermacam-macam, seperti:

  • Faktor internal, seperti gangguan belajar, kecerdasan, motivasi, dan minat belajar.
  • Faktor eksternal, seperti kondisi keluarga, lingkungan belajar, dan kebijakan sekolah.

Dengan mengetahui penyebab kesulitan belajar, sekolah dapat menentukan langkah-langkah yang tepat untuk mengatasinya.

Berikan bimbingan dan pendampingan

Setelah mengetahui penyebab kesulitan belajar, sekolah dapat memberikan bimbingan dan pendampingan kepada siswa. Bimbingan dan pendampingan dapat dilakukan oleh guru, konselor, atau tenaga profesional lainnya.

Bimbingan dan pendampingan yang diberikan kepada siswa dapat berupa:

  1. Penjelasan materi pelajaran yang belum dikuasai siswa.
  2. Latihan soal-soal untuk melatih pemahaman siswa terhadap materi pelajaran.
  3. Motivasi dan dukungan moral untuk meningkatkan semangat belajar siswa.

Kolaborasi dengan orang tua

Kolaborasi dengan orang tua juga penting untuk dilakukan. Orang tua dapat memberikan dukungan dan motivasi bagi siswa di rumah.

Orang tua dapat membantu siswa dengan cara:

  • Menciptakan lingkungan belajar yang kondusif di rumah.
  • Membantu siswa mengerjakan tugas-tugas sekolah.
  • Melakukan pemantauan terhadap perkembangan belajar siswa.

Berikan layanan khusus

Jika siswa mengalami kesulitan belajar yang cukup berat, sekolah dapat memberikan layanan khusus kepada siswa tersebut. Layanan khusus dapat berupa:

  1. Pembelajaran remedial, yaitu pembelajaran tambahan yang diberikan kepada siswa untuk memperbaiki hasil belajarnya.
  2. Bimbingan belajar kelompok, yaitu pembelajaran yang dilakukan secara berkelompok untuk siswa yang memiliki kesulitan belajar yang sama.
  3. Bimbingan belajar individual, yaitu pembelajaran yang dilakukan secara individual untuk siswa yang memiliki kesulitan belajar yang sangat berat.

Dengan menerapkan cara-cara tersebut, sekolah dapat membantu siswa yang kurang secara akademis agar dapat meningkatkan kemampuan belajar mereka.

Jika sudah menggunakan cara cara tersebut dan siswa masih kurang secara akademis, ada baiknya bagi sekolah untuk bisa memberikan penjelasan kepada para orang tua untuk bisa memahami putra putrinya. Intinya standar sekolah disamaratakan antara satu sekolah dengan sekolah lain yang kita sebut sebagai kurikulum. Sistem seperti ini yang jadi salah pemahaman di orang tua dan di masyarakat sehingga ketika anak kurang secara akademis dan mereka disebut sebagai anak yang kurang pintar atau bahasa kasarnya anak yang bodoh. Padahal hal seperti itu tidak benar, anak memiliki minat dan bakatnya masing masing. Jadi istilah anak bodoh itu tidak ada, yang ada adalah bakatnya bukan dibidang akademis. Lagipula semenjak kapan pintar tidaknya anak dilihat dari matematikanya yang tinggi atau tidak?

Tidak ada standar pasti soal itu karena anak memiliki minat dan bakatnya masing masing, anak yang memiliki nilai akademik secara dasar memang memiliki potensi yang baik secara akademis tapi jika anak kurang di akademis dan aktif di ekstrakurikuler dan olahraga bahkan berprestasi di bidang itu bukan berarti dia anak yang bodoh. Yang jadi pembeda hanya potensi siswanya saja.

Intinya semua sekolah boleh menyajikan satu kurikulum yang sama tapi pengertian pintar dan bodoh harus dihilangkan, karena bagaimanapun anak diciptakan dengan berbagai minat dan bakat. Mereka yang pandai di akademik belum tentu pintar di olahraga dan ekstrakurikuler, begitu juga sebaliknya. Anak itu pandai dalam hal yang menjadi minat dan bakat mereka masing masing. Jika anak anda pintar secara ekstrakurikuler maka bersyukurlah dan tingkatkan di potensi itu jangan memaksakan untuk bisa pintar di akademik yang memang bukan bidangnya begitu juga anak yang pintar secara akademik jangan paksakan untuk bisa pintar di ekstrakurikuler karena memang potensi mereka di akademis. Tidak semua orang harus jadi kapten kapal bukan? Tapi harus tetap ada awak kapalnya. Yang penting adalah cara orang tua menerima dan menyampaikan kepada anak bahwa ranking dan nilai akademis bukan segalanya. Anak bisa berprestasi di bidang non akademis juga adalah pencapaian yang luar biasa besar. Jangan kecilkan anak dengan standar yang tidak ada benarnya.

Baca Juga:
Mari Kita Memasak Gulai Ikan Mas untuk Hidangan Hari Ini!

Mari Kita Memasak Gulai Ikan Mas untuk Hidangan Hari Ini!

Kuliner      

21 Mei 2020 | 907 Writer


Ikan mas, ini adalah jenis ikan yang populer dijadikan berbagai hidangan. Ikan mas enak untuk dogoreng, dibakar, dipepes, atau doolah jadi berbagai hidangan lainnya. Ikan mas ini juga ...

Bahan Diskusi Pelajar Mengenai Polusi Udara

Bahan Diskusi Pelajar Mengenai Polusi Udara

Pendidikan      

4 Sep 2023 | 218 FDT


Di masa modern ini, polusi udara telah menjadi salah satu isu serius yang memiliki dampak negatif yang luas pada masyarakat dan lingkungan. Situasi ini membuat udara yang biasa kita hirup ...

Mari Membuat Urap-urap Makanan Khas Surabaya!

Mari Membuat Urap-urap Makanan Khas Surabaya!

Kuliner      

18 Mei 2020 | 926 Writer


Bulan Ramadhan tahun ini adalah bulan Ramadhan yang tidak biasa, ketika bulan yang dutunggu oleh umat muslim ini berbarengan dengan terjadinya masa pandemi. Masa di mana kita perlu menjaga ...

Jokowi: Tenang Pak Prabowo, Orang Indonesia Banyak yang Bodoh, Saya Sudah Atur!

Jokowi: Tenang Pak Prabowo, Orang Indonesia Banyak yang Bodoh, Saya Sudah Atur!

Politik      

29 Jan 2024 | 49 FDT


Presiden Joko Widodo atau yang akrab disapa Jokowi belum lama ini mengumumkan rencana pemberian bantuan sosial (bansos) sebesar Rp 600.000 setiap bulan selama tiga bulan ke depan. Dengan ...

Resep Makanan Khas Jawa Barat Yang Wajib Anda Coba

Resep Makanan Khas Jawa Barat Yang Wajib Anda Coba

Kuliner      

18 Mei 2020 | 960 FDT


Jawa barat adalah salah satu provinsi yang banyak sekali penduduknya. Tidak herat jika jawa barat memiliki makanan khas yang memang banyak sekali. Namun makanan khas jawa barat cenderung ...

Fitur E-Deposito Diluncurkan Untuk Mendukung Seluruh BPR Semakin Maju Secara Digital

Fitur E-Deposito Diluncurkan Untuk Mendukung Seluruh BPR Semakin Maju Secara Digital

Tips      

31 Agu 2022 | 535 FDT


Platform funding agent untuk masyarakat dan BPR meluncurkan fitur terbaru bernama E-Deposito. Direktur Utama PT Komunal Sejahtera Indonesia (DepositoBPR by Komunal) Kendrick ...